oleh

Amran Mahmud Bantah Gabung Gerindra

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Wajo, Amran Mahmud dikabarkan bergabung dengan Partai Gerindra. Nama Bupati Wajo ini muncul setelah Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) menyebutkan adanya beberapa kepala daerah yang akan merapat ke partainya.

Dimana, hubungan Amran Mahmud dengan AIA cukup lama. Keduanya bahkan sering bertemu dan ngobrol, baik dalam situasi formal dan santai.

Saat ditanya isu soal Bupati Amran yang akan bergabung ke Gerindra, Andi Iwan memberikan jawaban diplomatis. Dia tak membantah rumor tersebut, namun juga tak membenarkan.

“Sebenarnya, kalian bisa menilai sendiri lah bagaimana. Tapi saya tidak bisa menjawab itu secara jelas. Tapi hubungan saya dengan Pak Bupati (Amran) sangat baik dan dekat,” kata Andi Darmawan Aras.

Diketahui Anggota DPR RI ini berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel II. Dan Wajo merupakan kabupaten yang paling banyak menyumbangkan suara pada Pileg 2019 lal. Hal itu menjadi salah satu faktor dekatnya ia dengan Bupati Amran.

“Saya berhasil duduk karena banyaknya dukungan dari masyarakat Wajo. Dan tentu saya sering bertemu dengan Pak Bupati (Amran) karena banyak membahas bagaimana memberikan kontribusi positif agar bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Bupati Waji, Amran Mahmud membantah isu tersebut. Dia menegaskan komitmen tetap menjadi kader PAN. Apalagi posisinya sebagai Ketua DPD PAN Wajo.

“Tidak pernah saya bicara soal itu, tapi hubungan kami (dengan Andi Iwan) sangat baik. Dan beliau (Andi Iwan) tidak memandang partai, tapi betul-betul kepentingan masyarakat, sehingga nyambung. Dari dulu kami lahir (di PAN) dan menjadi pendiri di kabupaten,” katanya saat ditemui di Hotel Claro pada, Selasa (31/8).

Ia menuturkan, di Kabupaten Wajo posisinya sebagai pembina partai politik. Sehingga kerap melakukan komunikasi kepada semua partai, termasuk Gerindra.

“Tapi sebagai ketua partai (PAN) akan selalu menjaga harmonisasi dan hubungan kerja sama, serta sinergitas. Apalagi kepentingan daerah, masyarakat. Tentu sebagai kepala daerah pasti berkepentingan untuk bersama anggota DPR RI (Andi Iwan) yang ada pada pemilihan Sulawesi Selatan dua,” tutup Amran. (*)