oleh

Kajari Tator Bersama Pidsus Geledah Kantor Perumda Torut

TORAJA, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja (Tator), Erianto L. Paundanan memimpin langsung tim Pidana Khusus (pidsus) dalam kegiatan pengeledahan untuk kelengkapan dokumen penyidikan kasus dugaan korupsi dana hibah di Perusaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Toraja Utara (Torut), di kantor Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda), Kecamatan Tallunglipu, Torut, Selasa 31 Agustus 2021.

Dalam kasus program dana hibah air minum perkotaan anggaran tahun 2017, 2019, dan 2020 ini diduga kerugian negara mencapai 1,79 M.

Kajari Tator, Erianto menjelaskan bahwa pengeledahan ini menindaklanjuti surat penetapan tersangka dugaan korupsi dana hibah PDAM dari Pengadilan Negeri Tator. Dan penyidik timsus hari ini mengeledah dua kantor Perumda dan juga ke BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Torut.

Dijelaskan Erianto bahwa dalam kegiatan pengeledahan di dua kantor tersebut penyidik mengambil beberapa dokumen untuk disita dalam rangka mendukung proses penyidikan.

“Untuk sementara tersangka baru satu yakni mantan dirut, dan untuk saat ini belum ditahan masih menunggu hasil dari tim penyidik, dan secara hukum tersangka sudah memenuhi syarat untuk ditahan,” pungkas Erianto.

Sementara itu Pjs Direktur Maraya, yang turut hadir mengatakan bahwa hari ke-4 ngantor sebagai Pjs dan belum pernah memasuki ruangan dirut karena belum ada serah terima jabatan. (*)