oleh

Tinjau Banjir, Bupati Luwu Minta Kepala BPBD Segera Lakukan Evaluasi

LUWU, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Luwu Basmin Mattayang didampingi Kepala BPBD Rahman Mandaria tinjau langsung banjir di Desa Dadeko dan Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Sabtu (28/8).

Usai menerima laporan dari Camat Larompong Selatan, Basmi meminta Kepala BPBD untuk melakukan evaluasi terkait pencegahan bencana banjir ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel.

“Kita minta BPBD segera lakukan langkah evaluasi, lengkapi data dan gambar, coba usulkan alternatif berupa pemasangan gorong gorong termasuk pembuatan jembatan untuk penyeberangan air yang meluap,koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) SulseL,” jelas Basmin.

Ia menambahkan, pihaknya mengupayakan pengusulan anggaran masuk di APBD pokok tahun 2022 dalam rangka program penanganan banjir.

“Insya allah kita upayakan penanganan banjir masuk di pokok 2022,” ungkapnya.

Sementara, Kepala BPBD Luwu Rahman Mandaria menjelaskan, bencana banjir yang melanda Luwu mengakibatkan tiga desa mengalami banjir. Masing-masing Desa Temboe, Dadeko dan Salusana. Ada 200 rumah warga terendam, termasuk kerugian petani Luwu dimana sekitar 150 hektar sawah rusak di terjang banjir.

“Instruksi Pak Bupati segera kami tindak lanjuti ,koordinasi ke Balai Besar sedang kami lakukan,” kata Rahman Mandaria.

Terpisah, Camat Larompong, Kamal menjelaskan bencana banjir yang melanda tiga desa berasal dari luapan air sungai Temboe dari Kabupaten Wajo. Tak hanya banjir, macet sepanjang 2 kilometer terjadi di poros Trans Sulawesi.

“Polisi lalu lintas dari Polres Luwu dibantu aparat TNI dari Koramil Larompong terus mengurai kemacetan panjang di lokasi banjir,” ungkap Kamal.

Terlihat pula sejumlah warga di lokasi banjir turun langsung mengarahkan jalannya kenderaan roda empat maupun mobil angkutan barang yang melintasi jalan Trans Sulawesi. (*)