oleh

Satgas Raika Akan Kawal Pembagian Seratus Ribu Paket Sembako

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO ~ Walikota Makassar Moh.Ramdhan “Danny” Pomanto menginstruksikan seluruh Satuan Polisi Pamong Praja yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengurai Keramaian (Raika) untuk lebih mengedepankan pendekatan komunikasi yang humanis dalam menjalankan tugasnya.

Hal tersebut diutarakan Danny, saat memberi pengarahan kepada seluruh personil satgas Raika yang bertugas di 15 Kecamatan. Bertempat di Lapangan Karebosi Makassar.

Apalagi Satgas Raika ini yang bertugas sebagai pengurai kerumunan akan mengawal pembagian seratus ribu paket sembako kepada masyarakat yang berdampak pada PPKM. Ia akan dibantu oleh TNI dan Polri.

“Sebagai orang terdepan dalam penegakan hukum ketertiban di Kota Makassar baik, perda atau surat edaran wali kota, senjata yang paling kuat dan strategis adalah komunikasi, intinya bertutur kata yang sopan dan humanis,” kata Danny dihadapan seluruh Satgas Raika.

Danny menuturkan bahwa apa yang ada di media sosial menurutnya itu hal yang biasa, dengan cara mengambil hikmah dari itu semua.

“Kalau saya melihat berita yang viral di media sosial termasuk yang bukan di kota Makassar, walaupun satpol memang bertindak benar, tapi dia lebih emosi maka itu terlihat salah, maka kebenaran dari tugas kita tidak terlihat benar. kita pasti akan bertemu dengan orang yang tidak taat dan melanggar aturan, tapi itulah tantangan kita sebagai Satpol PP,” ujar Danny.

Menurut Danny dalam menjalankan tugas tugasnya tentunya akan bertemu dengan orang orang yang emosi, yang hanya memikirkan dirinya sendiri dan tidak memikirkan penularan Covid-19.

Dalam kesempatan pertemuan ini, Danny memberi tiga tips kunci pengendalian diri yang lebih humanis kepada masyarakat.

“Ada tiga tips kunci pembekalan untuk Satpol PP dalam menjalankan tugas tugasnya di lapangan yaitu; pengendalian diri, kesabaran, dan sikap profesional ini yang mesti dimiliki oleh setiap personel,” ungkapnya.

Lebih jauh Danny mengatakan, kalau Satpol PP mampu mengendalikan dirinya, itulah Satpol profesional dan kalau mampu sabar itulah hal layak yang harus dilakukan, dalam menghadapi masyarakat ialah keras dan lembut, dengan melihat situasi kondisi yang terjadi.

“Keras dan tegas itu bukan berarti kasar, namun tegas itu selalu berdiri di atas hukum. Tidak gampang tapi saya yakin anda bisa, banyak sekali masyarakat yang respek dengan gerakan Raika, jika tidak ada Satgas Raika ini, saya yakin tidak akan turun angka Covid di Kota Makassar,” terang Danny.(*)