oleh

Rahmat Masri Bandaso Pimpin Golkar Palopo

PALOPO, RAKYATSULSEL.CO – Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso secara resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Palopo. Hal itu resmi ditetapkan setelah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palopo, Nurhaenih mengundurkan diri dari calon Ketua Golkar Kota Palopo.

Nurhaenih mengatakan, sesama kader Golkar semua harus saling merangkul, saling bekerjasama. Dia berharap, Golkar mendapatkan pemimpin yang lebih baik. Menjadikan Taufan Pawe sebagai Gubernur dan Airlangga Hartarto jadi Presiden sehingga Golkar menjadi pemenang pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

“Untuk itu ingatkan saya jika saya salah, saya hanya manusia biasa, jangan bukakan saya lubang untuk dijerumuskan dengan mengahasilkan berbagai macam cerita yang saya tidak lakukan,” bebernya di Arena Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kota Palopo, Kamis (26/08).

Diakhir sambutan, Nurhaenih meminta kepada semua peserta Musda untuk memberikan ruang dan kesempatan untuk memipin Golkar Palopo lima tahun ke depan.

“Kepada adek saya RMB dan saya sebagai salah satu calon ketua saya mengundurkan diri. Ini juga sebagai wujud penghormatan kepada senior di Partai Golkar. Dengan ini saya mengundurkan diri,” tutupnya. (*)

Diminta Perkuat Keharmonisan Kader

Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Palopo resmi dibuka langsung Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe di kantor DPD II Golkar Kota Palopo, Kamis (26/8).
Taufan Pawe hadir dalam musda tersebut didampingi Pengurus teras DPD I Partai Golkar Sulsel, serta beberapa pengurus DPD II Partai Golkar.

Dalam arahannya, Taufan Pawe meminta kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Golkar Kota Palopo tetap menjalin harmonisasi yang baik antara sesama kader dan simpatisan Partai Golkar.

“Kami minta semua kader menjalin komunikasi yang baik antara sesama kader dam pengurus, kemenangan Golkar yang akan datang ditentukan dari harmonisnya kader hari ini,” ucapnya.