oleh

Harga Gabah di Bulukumba Turun, Legislator PPP Minta Bulog Turun Tangan

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPRD Bulukumba meminta Bulog untuk mengatasi harga gabah yang jatuh.

Saat ini, harga gabah ditingkat petani Rp3.800 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga gabah berada dikisaran Rp4.200 per kilogram.

Penurunan harga gabah jelas berpengaruh kepada pendapatan petani. Salah satu penyebabnya, tidak semua hasil panen bisa diserap oleh Bulog.

Anggota DPRD Bulukumba, HA Pangerang Hakim tidak menampik turunnya harga gabah, karena itu dia meminta kepada Bulog turun tangan membeli gabah petani.

“Saya berharap Bulog turun tangan membeli gabah petani, jangan tengkulak,” kata HA Pangerang.

Di tengah kondisi saat ini, kata dia, Bulog memiliki peran yang sangat penting. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bulog diharap bisa mengatasi turunnya harga gabah.

Legislator PPP itu juga meminta Bulog turun ke lapangan. Jangan membiarkan harga gabah justru dimainkan tengkulak. Sebab selain mematok harga rendah, pembelian gabah oleh tengkulak juga merugikan petani.

“Misalnya, satu karung dengan berat 100 kilogram, dipotong 3 kilogram menjadi 97 kilogram yang dihargai. Jadi Bulog harus stabilkan harga,” tegas dia.

Kata HA Pangerang, peran pemerintah juga sangat diharapkan. Terlebih harga pupuk bersubsidi justru mengalami kenaikan. Di mana dulunya hanya Rp96 ribu per sak, kini berada dikisaran Rp125 ribu per sak.

“Ini juga yang merugikan petani, pupuk bersubsidi naik,” ucap dia.