oleh

Hadiri Rapat Integrasi, Indah Minta Program Gugus Tugas Reformasi Agraria Dipercepat

MASAMBA, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria menghadiri kegiatan rapat integrasi penataan aset dan akses gugus tugas reforma agraria Kabupaten Luwu Utara, Selasa (25/8).

Pada kesempatan itu, bupati perempuan pertama di Sulsel meminta agar program gugus tugas reformasi birokrasi. Apalagi, pihaknya telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati 817 subjek penataan lahan.

Rinciannya, masing-masing untuk UPT Maipi 105 subjek, UPT Pongkase 129 Subjek, UPT Buso 159 Subjek, UPT Bantimurung 208 Subjek serta usulan masyarakat 216 Subjek.

“Banyak kendala di lapangan, memang kerja teman-teman di lapangan ini tantangannya cukup berat. Meskipun demikian hasil pengimputan data Tora (subjek dan bidang lokasi tanah objek reformasi agraria) melalui sigtora mobile yang merupakan salah satu metode pengumpulan data dapat kita tuntaskan dan ini patut kita apresiasi dan syukuri,” jelas Indah, Kamis (26/8).

Tahun ini, kata Indah, timnya massif bergerak, kecepatannya bahkan di atas rata-rata. “Jika dalam kegiatan ada yang tidak menginginkan program ini langsung tinggalkan. Pokonya yang oke dulu, Karena kalau kita berputar pada persoalan buka. Pada solusi itu menghambat,” ungkapnya.

Indah menginginkan agar Pemkab Luwu Utara menjadi daerah tercepat pembentukan tim gugus reformasi agraria. “Tentu untuk program kita harus lebih cepat lagi dalam menuntaskannya.” Pungkasnya. (*)