oleh

Rel Kereta Api Ditargetkan Rampung Pertengahan Tahun Depan

MAROS, RAKYATSULSEL.CO – Pemkab Maros bersama Pemprov Sulsel melakukan rapat monitoring terkait pembebasan lahan ruas Maros dan Pangkep untuk pembangunan kereta api Makassar-Pare-pare, Selasa (24/8).

Rapat digelar tertutup di ruang rapat bupati Maros. Ditemui usai rapat, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pembayaran ganti rugi lahan akan dilakukan di Maros.

“Sebenarnya lahan ini kan parsial-parsial, jadi konsinyasi itu ada 180 bidang, di Pangkep itu. Kemudian empat persen nanti kita target sembilang Kabupaten itu konsinyasi atau pembebasan lahan dilakukan di Maros,” kata Sudirman, Rabu (25/8).

Ia menambahkan adanya beberapa beberapa pihak yang tidak berkepentingan yang mencoba untuk memprovokasi menjadi penyebabt terhambatnya proses pembebasan lahan.

“Respon masyarakat di Maros dan Pangkep sebenarnya sangat bagus. Hanya saja, ada beberapa pihak yabg tidak berkepentingan yang kadang menjadi hambatan dalam pembebasan lahan,” paparnya.

Ia pun berharap proses pemembebasan lahan dapat segera diselesaikan, agar proses pembangunan kereta api dapat segera dilancarkan.

“Kita tidak mau proyek 10 triliun lebih ini tertunda lagi,” sebutnya.