oleh

Brimob Polda Sulsel Terlibat Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Rongkong

MAKASSAR, RAKYAT SULSEL.CO –
Komandan Batalyon D Pelopor Brimob Polda Sulsel Kompol Muhammad Agus,SE,MM terlibat dalan operasi pencarian korban tenggelamnya perahu di Sungai Rongkong, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara.

Dari 21 korban perahu tenggelam pada 17 Agustus 2021 yang lalu, 19 orang dinyatakan selamat, dan dua diantaranya dinyatakan hilang.

Setelah 7 hari pencarian korban oleh Tim SAR Gabungan, satu korban berhasil ditemukan di hari kedua pencarian dalam keadaan meninggal, atas nama Manasia (50).

“Satu korban bernama Fipo (10) sampai dihentikannya pencarian belum ditemukan. Berdasarkan peraturan, maksimal 7 hari untuk pencarian orang hilang,” ujarnya.

Penghentian secara resmi melalui briefing di pinggiran sungai Rongkong dan dihadiri Tim SAR Gabungan diantaranya yang Basarnas 5 orang, BPBD (20), Babinsa (1), SAR Brimob (9), Polsek, Tagana (10), Pos TNI Munte (1), SAR Sawerigading (3), SAR Malili (2), PPRG Himalavana (1)

Lalu, SAR Pramuka Lutra (3), SAR Pramuka Luwu (5), PMI (7), SAR Unhas (4), SAR UNM (3), SAR Hardness (4), WMI Lutra (3), MORI Lutra (6), Batara Guru Rescue (6), KPA Verbeck (1), ACT Lutra (2), Wahda Peduli Lutra, PSC 119 (6), dan Nasdem Rescue Lutim (3).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh potensi SAR yang ikut mengambil bagian dalam misi kemanusiaan pencarian orang hilang OKI. Semoga niat tulus teman-teman bernilai ibadah dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah Swt,” ucap Muslim.

Untuk diketahui, pada 17 Agustus 2021 yang lalu, tepat pada momentum Hari Kemerdekaan, sebuah perahu naas mengalami kecelakaan. Perahu bermuatan 21 orang ini terbalik dan terseret arus saat menyeberang sungai. Kejadiaan ini terjadi pada pukul 09.00 wita. (*)