oleh

Besok, Golkar Palopo Gelar Musda

PALOPO, RAKYATSULSEL.CO – Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief mengatakan teka-teki jadwal Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Palopo akan digelar sudah terjawab. Pihaknya menetapkan akan digelar pada Kamis, (26/4) besok.

Dia menjelaskan, Musda Partai Golkar Palopo kini selesai tahapan verifikasi berkas pendaftaran, tiga kandidat telah resmi mengembalikan berkas mereka. Namun, dua berpeluang yakni, Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso (RMB), Ketua DPRD Palopo, Hj Nurhaenih.

“Jika melihat perkembangan politik di tubuh partai beringin di Palopo, mengerucut pada dua nama yakni Rahmat Masri Bandaso (RMB) dan Nurhaenih,” bebernya saat ditemui, Selasa (24/8).

Zulham melanjutkan, dua nama ini sudah berkomitmen siapa terpilih akan bersama mengawal agenda partai Golkar di Palopo tanpa sekat. “Mereka dua calon sudah komitmen. Siapa pun terpilih akan sama-sama membangun Golkar di Palopo,” jelasnya.

Sedangkan, Ketua Penyelenggara Musda Palopo, Baharman Supri juga mengakui Musda akan digelar, Kamis (26/8) mendatang. “Atas arahan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Pak Taufan Pawe, insyaa Allah musda dilaksanakan hari Kamis ini 26 Agustus, agar masyarakat Palopo dapat memastikan Ketua Golkar Palopo yang sekaligus sebagai Calon Wali Kota 2024 mendatang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Nurhaenih menegaskan komitmennya membesarkan partai berlambang beringin itu. Meski saat ini, kata Nurhaenih, kedudukan ketua Golkar Palopo belum ditentukan akan tetapi dirinya siap bekerjasama dengan semua kader partai Golkar. “Tidak terkecuali saya akan bekerjasama pak Rahmat Masri Bandaso demi membesarkan partai di DPRD Palopo,” katanya.

Pengamat Politik Luwu Raya, Syahiruddin Syah menilai, ada plus minus dua kandidat tersebut, yakni Rahmat dan Hj Nurhaenih. “Bagi saya kedua figur ini matang secara ketokohan dan finansial untuk memimpin partai besutan Airlangga Hartato,” ucapnya.

Dia menyebutkan, jika RMB secara karir politik merupakan politikus senior di Partai Golkar. Hanya saja katanya, hal tersebut harus diikuti dengan kekuatan finansial sebagai sebagai penggerak operasional partai.

Menurutnya, jika melihat dari kondisi finansial ketiga kandidat itu, Ketua DPRD Palopo, Nurhaenih memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan kursi ketua DPD II Partai Golkar.

“Kalau melihat dari strategi pak Rahmat memiliki peluang, namun jika melihat kekuatan finansial maka Nurhaenih yang memiliki peluang besar,” tutup dia. (**)