oleh

Desa Wisata Rammang-Rammang Lolos 100 Besar ADWI se-Indonesia

MAROS, RAKYATSULSEL.CO – Satu dari 25 Desa Wisata di Kabupaten Maros yang terdafar dalam Jaringan Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia berhasil lolos sebagai 100 besar kurasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Desa Wisata tersebut ialah Desa Wisata Rammang-Rammang, yang berada di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. “Pastinya kami sangat gembira dan bersemangat untuk fokus dan mengembangkan Desa Wisata yang telah terdaftar secara Nasional ini,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maros, M. Ferdiansyah, Minggu 22 Agustus 2021.

Ferdiansyah melanjutkan, pihaknya sendiri telah mempersiapkan jauh hari untuk fokus pada ajang bergengsi kepariwisataan itu. Apalagi, Menparekraf, Sandiaga Uno, telah mengunjungi Desa Wisata Rammang Rammang dan langsung mengapresiasi apa yang telah dilakukan masyarakat disana.

“Pihak kami pastinya hanya sebatas support, peran terpenting dimiliki oleh masyarakat, mas menteri kemarin sangat apresiasi saat promosi ADWI di Maros, makanya kami juga serius dalam mengikuti ADWI 2021,” ujarnya.

“Bupati dan Wabup juga perintahnya jelas dalam mengembangkan sektor pariwisata keren bertaraf internasional, dan langkah awalnya kita lakukan mulai dari ajang ADWI ini,” tambahnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Maros, Yusriadi Arief, menjelaskan dimana, ADWI 2021 merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata yang memiliki prestasi dengan kriteria-kriteria penilaian dari Kemenparekraf.

“Kegiatan ini bertujuan menjadikan desa wisata Indonesia sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia dan berdaya saing tinggi,” ungkapnya.

“Ada tujuh kriteria yang menjadi penilaian dalam ajang ini, yaitu penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability), desa digital, suvenir (kuliner, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, homestay dan toilet,” lanjut Yusriadi.

Sebelumnya, telah diumumkan 300 besar desa wisata dari seluruh provinsi di Indonesia. Di Kabupaten Maros sendiri, terdapat dua desa wisata yang mencapai seleksi 300 besar.

Satu desa wisata lainnya adalah Desa Wisata Labuaja. Total peserta mencapai 1.831 desa dari seluruh Indonesia. Untuk Sulawesi Selatan, ada enam Kabupaten yang lolos kurasi 100 besar bersama Kabupaten Maros, diantaranya Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Selayar, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Bulukumba, dan Kota Palopo. (*)