oleh

Rutan Pinrang Siapkan 24 Inovasi Raih Predikat WBBM

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Mewujudkan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pinrang mendapat pendampingan ZI dari Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI yang dilaksanakan di Aula Kunjungan tepat Pukul 10.00 Wita, Jumat (20/8).

Beranggotakan lima orang TPI yang dikoordinatori oleh Siti Sofiatun didampingi oleh Tim ZI Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Selatan langsung mengunjungi Rutan Pinrang untuk memastikan layanan-layanan berjalan baik dan rekomendasi TPI saat pdllesk evaluasi telah ditindaklanjuti.

“Pendampingan ini layaknya simulasi Tim Penilai Nasional (TPN) yang dimulai yel-el, pemutaran video profil, paparan oleh Kasatker dan terakhir sesi tanya jawab,” ujar Sofia.

Selesai paparan dan sesi diskusi, TPI selanjutnya mengunjungi spot-spot layanan yang disiapkan di Rutan Pinrang.

“Apa yang kami lihat hari ini, Rutan Pinrang benar-benar melaksanakan rekomendasi deks evaluasi beberapa bulan yang lalu, banyak perubahan dan pembenahan yang dilakukan,” ungkapnya.

“Harapan kami semoga Rutan Pinrang tahun ini sukses meraih predikat WBBM. Tinggal komitmen dan semangat teman-teman yang terus dijaga sampai TPN turun melakukan penilaian,” jelas Sopia, yang juga Auditor Madya Itjen Kemenkumham.

Saat memulai simulasi TPN, Kepala Rutan Pinrang, Wahyu Trah Utomo terlebih dahulu memperkenalkan semua Koordinator dan Anggota Kelompok Kerja (Pokja) dari enam area perubahan.

“Kami semangat 45 bapak, ibu, perlu dilaporkan 6 Koordinator dan Anggota Pokja hadir lengkap mengikuti simulasi TPN ini,” ungkap Wahyu.

Lanjutnya, Wahyu memaparkan 24 ragam inovasi yang dipersiapkan meraih predikat WBBM. Empat diantaranya adalah inovasi unggulan seperti aplikasi Pes On, Siapta, Ponali, Tanya Maki dan layanan Full Week Service. Salah satu yang menjadi perhatian dari TPI adalah terkait aplikasi SIAPTA, layanan Full Week Service dan konpensasi layanan.

“SIAPTA merupakan salah satu inovasi yang dibuat untuk mengatasi overstaying Tahanan di Rutan Pinrang yang lebih memudahkan surat menyurat dalam bentuk elektronik berbasis aplikasi,” katanya.

Lebih Lanjut, Ia juga menjelaskan layanan titipan makanan dan barang di Rutan Pinrang dilakukan Full Week Service, setiap hari termasuk libur nasional titipan barang dan makanan tetap dibuka.” Ungkapnya.

Begitu juga dengan konpensasi layanan diberikan kepada pengunjung untuk menjadi garansi atau jaminan bagi masyarakat bahwa layanan di Rutan Pinrang benar-benar bersih dari KKN. (*)