oleh

Imam Perjuangkan Ketua DPC Berprestasi Jabat Tiga Periode

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Masa jabatan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di kabupaten/kota seharusnya minimal dua periode.

Namun, Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan berupaya untuk mengambil diskresi dari DPP, agar kader yang sudah berkontribusi banyak buat partai bisa kembali menjadi untuk periode ketiga .

Diketahui, dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, ada sembilan petahana yang terancam tak maju di Muscab DPC PPP kabupaten/kota jika tak mengantongi diskresi.
Mulai dari Burhanuddin Baso Tika (BBT) di Makassar, Nursyam Amin (Gowa), Nurdin HS (Takalar), Imam Taufiq (Jeneponto), Askar HL (Bulukumba), Rusli Sunali (Luwu), Muh Amin (Bone), Risman Lukman (Wajo) dan Andi Thamrin (Pinrang).

“Betul, kami di DPW sedang mengupayakan adanya diskresi di Muscab. Dengan catatan, diskresi itu kita usulkan kepada ketua-ketua (DPC kabupaten/kota) yang berprestasi,” kata Imam Fauzan .

Menurutnya, pemberian diskresi kepada kader yang berprestasi tak ada salahnya. Apalagi, para ketua DPC PPP kabupaten/kota ini masih layak mengemban posisi tersebut. Mereka juga masih berharap menjadi ketua partai di wilayahnya.

“Daerah-daerah yang berprestasi kami upayakan agar mereka mendapat kebijakan diskresi dari DPP. Mereka ini yang mampu meraih hasil maksimal di Pileg (2019),” ujarnya.

Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini menuturkan, upaya yang dilakukan DPW ialah terus menjalin komunikasi dengan DPP. Yakin DPP tentu tidak mau menyepelekan masukan DPW yang asalnya dari tingkat bawah.

“Kami terus menjalin komunikasi intens dengan DPP. Memang DPP yang akan menjadi penentu nantinya. Tapi mereka juga berjanji akan mengakomodir apa yang diaspirasikan dari DPW PPP Sulsel,” sebutnya.

Soal jadwal Muscab DPC PPP kabupaten/kota, Imam sisa menunggu instruksi dari DPP. Namun jika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tak diperpanjang lagi, ia optimis bisa melaksanakannya bulan depan.

“Kami berharap agar Muscab ini bisa segera dilaksanakan. Jika kondisi sudah membaik, kami targetnya bisa menggelar Muscab akhir bulan depan (September). Karena kan semuanya juga butuh persiapan,” jelasnya.

Ketua DPC PPP Jeneponto, Imam Taufiq mengatakan jika dirinya masih ingin menjadi ketua partai di wilayahnya. Sekalipun dirinya sudah dua periode memimpin partai ini.

“Memang pada Muktamar IX yang lalu, mencuat kesepakatan pemberian apresiasi kepada pimpinan partai di daerah. Khususnya terhadap ketua DPC yang berhasil mendongkrak kursi di Pileg 2019 lalu. Jadi kami berharap komitmen itu bisa terealisasi pada Muscab mendatang,” ucap Imam.

Wakil Ketua DPRD Jeneponto ini mengaku, pemberian apresiasi kepada kader berprestasi tak ada salahnya. Apalagi ini menyangkut kepentingan partai kedepan. Agar bisa lebih bekerja maksimal lagi menghadapi Pileg 2024 mendatang.

“Pengaruhnya sangat baik untuk pengembangan partai kedepan. Dan bisa saja, partai lain bisa mengadopsi konsep ini. Ini memberikan motivasi kepada pengurus yang memiliki pencapaian luar biasa kepada partai,” tutupnya. (*)