oleh

Lima Kada Bakal Berlabuh ke Gerindra

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sejumlah kepala daerah (Kada) diisukan bakal berlabuh di Gerindra Sulsel. Mereka adalah pentolan hasil Pilkada serentak 2020 lalu.

Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) membeberkan sedikitnya ada lima kada hasil Pilkada 2020 yang akan bergabung di Gerindra. “Ada sekitar empat sampai lima kepala daerah berminat gabung Gerindra Sulsel. Baik statusnya bupati ataupun wakil,” terang AIA.

Hanya saja, Anggota DPR RI itu belum bisa membeberkan nama-nama kada tersebut. Ia baru akan mengumumkannya saat resmi bergabung. “Sekarang belum bisa kita sampaikan. Nanti kalau resmi bergabung maka kita umumkan,” tuturnya.

AIA mengatakan, lima kada tersebut telah menyampaikan keinginannya bergabung. Bahkan figur yang bergabung sudah beberapa kali menemui AIA selaku ketua partai.

“Kami terbuka untuk siapa saja. Ada beberapa kepala daerah dalam hal ini bupati dan wakil bupati di Sulsel ingin bergabung Partai Gerindra. Mereka sudah dua hingga tiga kali menyampaikan keinginannya bergabung ke saya soal itu,” kata AIA.

AIA mengatakan, kepala daerah tersebut ingin gabung Gerindra atas keinginan sendiri. Bukan Gerindra yang mengajak mereka. “Mereka yang mengajukan diri ingin gabung, kami buka ruang sebesar-besarnya kalau ingin gabung dan punya kesamaan visi,” katanya.

Saat ini Partai Gerindra memiliki tiga kader yang menjabat kepala daerah. Seperti Bupati Sinjai Andi Seto, Bupati Sidrap Dollah Mando, dan Bupati Bukukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.

Pada pilkada serentak 2020 ini, Gerindra memenangkan jagoannya di tujuh kabupaten/kota, terbanyak di antara partai lain. Tujuh kepala daerah itu antara lain Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto dan Wakilnya Fatmawati Rusdi. Kemudian Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Abd Rauf Malaganni Kr Kio.

Selanjutnya, Bupati Luwu Timur Budiman, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak dan Wakil Bupati Lutfi Halide, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf. Bupati Selayar Muh Basli Ali dan Wakil Bupati Saiful Arif, dan Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung dan Wakil Bupati Zadrak Tombek.

AIA menegaskan ingin memenangkan partainya di 2024 mendatang. Kini, ia terus memperkuat struktur dan infrastruktur partai Partai Gerindra di sejumlah kabupaten/kota. “Beberapa bulan ini, kami turun membenahi dan memperkuat struktur dan infrastruktur partai di Sulsel,” katanya.

AIA mengatakan Partai Gerindra ingin tampil sebagai pemenang pemilu dengan target 15 kursi DPRD Sulsel. Dia mengaku belum mau berpikir terlalu jauh soal Pilgub Sulsel 2024. Ia memilih fokus pemilu legislatif dan pemilu presiden terlebih dahulu.

“Kita rutin ke daerah untuk memaksimalkan koordinasi dan komunikasi dengan DPC Gerindra kabupaten dan kota, tugas kita membenahi dan memperkuat struktur partai,” jelas AIA.

Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsya Muin menegaskan, bahwa Gerindra adalah partai pencetak kader. Tentu akan terus mengoptimalkan potensi untuk menghadapi Pemilu 2024.

“Bagi kami tidak memaksa orang bergabung. Dan tidak juga menahan kader yang sudah pindah. Gerindra adalah partai pencetak kader, sekarang fokus untuk pemenangan 2024,” jelasnya.

Ditegaskan, di dalam politik tidak ada paksaan untuk harus bergabung atau pun harus tetap tinggal semua itu soal rasa, namun Gerindra selalu mengedepankan etika berpolitik maupun berlembaga.

“Sehingga kami kadang lebih memilih melakukan pengkaderan dibanding mencomot kader atau tokoh yang sudah di bentuk oleh partai lain karena sesungguhnya jika itu juga kami lakukan maka tidak mencerminkan proses regenerasi kepemimpinan di daerah,” tuturnya.

Maka pihaknya akan tetap konsisten untuk terus melakukan pembinaan dan pengkaderan pada bibit muda dan tetap menjaga keberlangsungan karier politik pada kader senior kami yang benar-benar loyal.

“Karena dengan gabungan itu insya Allah gerindra khususnya Sulsel akan memberi pencapaian yang maksimal di 2024 nanti. 2024 menjadi momentum pergerakan Gerindra untuk meraih simpati masyarakat dan sekaligus mewujudkan cita Gerindra Sulsel menang pemilu Presiden dan pemilu Legislatif,” pungkasnya. (*)