oleh

Knalpot Racing Bikin Pusing, Warga di Wajo: Mana Polisi?

WAJO, RAKYATSULSEL.CO – Pengguna knalpot racing di Kota Sengkang kian meresehkan masyarakat. Tindakan yang dilakukan pihak kepolisian dalam hal ini Satuan Lantas (Satlantas) Polres Wajo dinilai belum efektif. Warga menunding Satlantas Polres Wajo melakukan pembiaran.

Salah satunya warga di Jalan Sawergading, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulsel, Jumadil. Kata dia, sejak memasuki bulan Maret 2021, penggunaan knalpot racing sudah mulai massif terdengar di telinga warga.

Suara bising yang ditimbulkan dari penggunaan knalpot racing begitu sering dikeluhkan masyarakat. Saking massifnya, suara itu tak ayal terdengar sepanjang hari jika pengguna knalpot racing melintas.

“Kami sangat terganggu dengan suara dari knalpot racing, itu terdengar sepanjang hari dan setiap hari. Kenapa tidak ditindaki sama pihak kepolisian. Ada apa ?,” ujarnya, Jumat (20/8/2021).

Senada, Warga di Jalan AP Pettarani, Kota Sengkang, Arham mengatakan, selain menimbulkan suara yang bising, pengguna knalpot racing kerap berkendara diatas kecepatan rata-rata, hal itu juga dapat membahayakan pengendara yang lain.

Keluhan atas massifnya penggunaan knalpot racing di Kota Sengkang sudah sering disampaikan warga melalui akun media sosial (Medsos). Namun hal itu belum membuahkan hasil. Iapun meminta agar Satlantas Polres Wajo tidak menutup mata dan melakukan pembiaran

“Karena suaranya besar jadi pengguna knalpot racing terpacu untuk berkendara diatas kecepatan rata-rata. Banyak warga yang sudah memposting di akun Medsos masing-masing namun sejauh ini belum dapat meminimalisir pengguna knalpot racing. Polisi jangan tutup mata, atau jangan-jangan ini memang dibiarkan ?,” katanya.