oleh

Warga Apresiasi Perhatian Pemkot, Akses Jalan Jadi Prioritas

PAREPARE, RAKSUL – Jalan Poros Wekke’e Perumnas tepatnya di kampung labempa tengah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Parepare, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mendapatkan pujian dari masyarakat Perumnas yang melalui jalan tersebut setiap harinya.

Salah satu warga, Firman, mengatakan, pengaspalan jalan dan pengecoran pada bagian pinggir jalan, merupakan salah satu cara dinas terkait untuk menjaga kualitas aspal sehingga tidak mudah rusak, apalagi jalan tersebut sudah agak lebar dan memang kerap dilalui kendaraan lebar.

“Memang sudah saatnya untuk dibenahi dengan baik, karena jalan tersebut sudah kerap dilalui kendaraan besar dan bahkan sudah mulai sangat ramai, tapi kami apresiasi kepedulian PUPR dan Pemerintah Kota Parepare yang telah dengan sigap melakukan perbaikan tersebut,”katanya, Kamis 19 Agustus 2021.

Firman, menuturkan, perbaikan jalan itu juga selain karena jalannya sudah rusak, aktivitas warga juga lebih lancar. “Kalau jalannya mulus dan lebar seperti ini kan bisa mengurangi dampak kecelakaan dan tentunya warga sangat nyaman melaluinya,”paparnya.

Plt Kepala Dinas PUPR, Samsuddin Taha, mengatakan, perbaikan sejumlah ruas jalan khususnya beberapa jalan protokol kota atau jalan utama, tidak lain sebagai bentuk dukungan dari percepatan ekonomi dan bagaimana menjamin kenyamanan warga.

“Kita berikan fasilitas terbaik kepada masyarakat, tentunya dengan fasilitas tersebut kemudian aktivitas mereka bisa lebih efektif dan efisien bahkan waktu tempuh juga bisa berdampak baik dengan kondisi jalan yanga baik pula,”pungkas dia.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, menghimbau kepada seluruh masyarakat dan juga dinas terkait, agar intens memantau fasilitas jalan bagi warga, sehingga semua kebutuhan mendasar dalam hal percepatan ekonomi bisa terpenuhi dengan baik.

“Kami minta agar tetap support dan respon cepat kebutuhan warga khususnya terkait kebutuhan dasar termasuk didalamnya percepatan akses jalan dengan perbaikan jalan yang sudah tidak layak untuk dilalui,”jelasnya. (*)