oleh

Plt Gubernur Minta Daerah Wilayah PPKM 1-3 Segera Buka Sekolah

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengizinkan, wilayah yang masuk kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-3 boleh menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas. Sementara satuan pendidikan di wilayah PPKM level 4 tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Namun, beberapa daerah di Sulawesi Selatan yang masuk di wilayah PPKM Level 3, saat ini diketahui masih menimbang-nimbang untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka, karena menganggap wilayahnya masih rawan.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus mendorong kepala daerah di masing-masing kabupaten kota di wilayah PPKM Level 1 hingga level 3 untuk segera melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kita minta pada semua bupati untuk melaksanakan sebagaimana sesuai intruksi dari kementerian untuk level di bawah 4 untuk segera tatap muka 50 persen,” imbaunya, saat ditemui di Rujab Gubernur Sulsel, Rabu (18/8).

Namun, Andi Sudirman juga menekankan, ada pengecualian bagi daerah di wilayah PPKM level 1 hingga level 3, yang masih terdapat indikasi penyebaran Covid-19 meningkat, dapat tidak melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka.

“Tetapi tentu pengecualiannya itu daerah yang di wilayah sekolah itu, ada indikasi peningkatan kasus atau bisa jadi digelar on off on off (buka tutup). Tapi setidaknya dalam kabupaten ada zona yang PTM bisa dibuka. Yang pasti kita dorong untuk seluruh kabupaten kota level 3 ke bawah segera buka,” jelasnya.

Dirinya mengaku saat ini telah menerima laporan jika sudah ada beberapa daerah yang telah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM), meski hanya 50 persen.

“Sudah ada daerah yang buka, meski baru 50 persen. Kemarin sudah ada laporannya,” singkatnya.

Andi Sudirman pun menyampaikan, Pemperov hanya menunggu kebijakan dari masing-masing Kepala Daerah atas pembelajaran tatap muka ini.

“Meskipun kita dorong agar segera menggelar PTM, namun kita juga pertimbangkan keputusan masing-masing kepala daerahnya, karena harus berdasarkan keputusan dan kebijakan kepala daerah masing masing,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel, Heri Sumiharto mengatakan, Pembelajaran Tatap Muka di wilayah PPKM Level 1 hingga Level 3 sudah dilakukan dibeberapa sekolah yang masuk daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal).

“Kalo PTM di Wilayah di bawah level 3 selama ini sudah gelar PTM terbatas. Daerah ini merupakan daerah yang masuk kategori 3T, karena tidak bisa sekolah online. Jaringan internet belum menjangkau wilayah tersebut,” ujarnya via telepon.

Sementara untuk daerah selain kategori 3T, lanjutnya, pihak sekolah menyatakan sudah siap melaksanakan PTM, hanya saja masih sementara berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

“Kalo sekolah itu sudah siap semua, cuma harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah karena harus seizin dengan kepala daerah setempat,” lanjut Heri.

Ditanya sudah berapa daerah yang melaporkan telah menggelar PTM, Heri mengaku, masih merekap data kabupaten/kota yang telah melapor sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Untuk sementara ini kita belum mengetahui secara pasti sudah berapa sekolah di Sulsel yang telah menggelar PTM, kita lagi rekap semua. Tapi masih belum terlalu banyak, karena kepala daerah juga masih hati-hati memutuskan ini,” ungkapnya.

Ia pun mendorong seluruh kepala daerah sebelum memutuskan untuk melaksanakan PTM agar berkoordinasi dengan Satgas Covid di daerah

“Jadi sekarang ini tetap koordinasi dengan satgas covid daerah dan pemerintah daerah untuk melaksanakan pelaksanaan tatap muka. Jadi kita berharap bahwa tetap berkoordinasi sama pemerintah daerah,” tutupnya. (*)