oleh

Hari Asyura, Tradisi Berburu Peralatan Dapur Masih Awet

PAREPARE, RAKSUL – Saat tiba hari asyura 10 Muharram, pasar tradisional maupun toko peralatan rumah tangga diserbu warga.

Berburu peralatan rumah tangga saat 10 Muharram merupakan tradisi masyarakat Sulawesi Selatan khususnya masyarakat Bugis Parepare yang masih terjaga hingga kini.

Seperti yang terpantau di Pasar Lakessi, Kota Parepare pada Kamis (19/8/2021).

Salah seorang Pedagang alat rumah tangga, Aisyah menuturkan bahwa setiap momen 10 Muharram warga ramai-ramai berbelanja peralatan rumah tangga seperti, baskom, gayung, dan rantang. Karena itu merupakan tradisi warga setiap tahun pada saat 10 Muharram tiba.

Ia pun mengaku telah mempersiapkan jauh-jauh hari barang-barang yang sering menjadi incaran para ibu-ibu rumah tangga.
“Kalau 10 muharram itu masih momen hari kemenangan islam. Yang lebih banyak itu biasanya beli timba (gayung), maknanya itu katanya agar bisa mendapat rezeki. Ada juga yang beli pisau. Dan lebih banyak warga itu puasa di hari asyura,”tutur Aisyah.

Hal senada disampaikan salah seorang warga, Sube’ yang memborong peralatan Rumah Tangga mengatakan, bahwa setiap 10 Muharram atau hari Asyura, ia meramaikan momen 10 Muharram melanjutkan tradisi nenek-nenek moyang saja, dengan membeli beberapa peralatan Rumah tangga yang dapat membawa berkah untuk keluarganya.(*)