oleh

Diskresi Tak Berlaku di Muscab PPP

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kabupaten/kota saat ini masih menunggu jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Muscab).

Dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, ada beberapa Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang masa jabatanya sudah dua periode dan masih ingin memimpin partai berlambang Ka’bah di daerah mereka masing-masing, seperti Nursyam Amin (Gowa), Askar HL (Bulukumba), Arsul Sunali (Luwu) dan Busranuddin Baso Tika (BBT) (Makassar).

Namun saat ini aturan diskresi dipastikan tak berlaku dalam musyawarah cabang (Muscab) DPC PPP kabupaten/kota. DPP tak ingin mengistimewa salah satu daerah.

“Sepertinya memang begitu. Aturan diskresi dalam Muscab tidak bisa diterapkan,” beber Ketua DPW PPP Sulsel, Imam Fauzan.

Menurut dia, aturan diskresi ini hendaknya akan diterapkan dalam Muscab DPC PPP kabupaten/kota mendatang. Mereka yang mendapat diskresi ialah ketua yang tidak bisa maju lagi, namun berprestasi di daerahnya.

“Kami sudah sampaikan ke DPP. Tapi DPP meminta regenerasi jika memang sudah dua periode menjabat sebagai ketua. Jadi mungkin tidak ada (diskresi),” ujarnya.

Ketua DPC PPP Gowa, Nursyam menanggapi perihal aturan diskresi yang kemungkinan dihapuskan. Dia mengaku tak keberatan dengan aturan tersebut.
“Sebenarnya kami tidak masalah. Tapi soal itu, domainnya ada sama DPP,” singkatnya. (*).