oleh

Penganugerahan ASN Berkinerja Terbaik, Bupati Wajo Tekankan Tantangan Berat Lawan Covid-19

WAJO, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menggelar Penganugerahan Perangkat Daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Berkinerja Baik Tahun 2020, di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (16/8).

Penganugerahan itu sebagai bentuk perhatian Pemkab Wajo kepada perangkat daerah dan ASN yang sudah loyal dan berkinerja baik di tengah pandemi Covid-19.

Bupati Wajo, Amran Mahmud berharap perangkat daerah dan ASN yang meraih penghargaan bisa mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas diri.

“Kepada perangkat daerah yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Hasil evaluasi tersebut harus dijadikan motivasi untuk lebih baik di masa yang akan datang,” kata Amran.

Dia melanjutkan penghargaan ini juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi kerja pegawai. Selain itu pula dapat menjadi bahan evaluasi pelaksanaan program setiap tahunnya.

Amran tidak ingin, sub kegiatan, kegiatan ataupun program kerja yang sudah berjalan setiap tahunnya berakhir tanpa ada ukuran keberhasilan yang jelas.

“Terutama melihat sejauh mana kontribusi ASN dan perangkat daerah terhadap pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” tuturnya.

Kata dia, pemerintah saat ini pemerintah tengah dihadapkan dengan tantangan berat melawan Covid-19. Kondisi itu mengharusnya pemerintah melakukan refokusing anggaran.

Hal itu tentunya berdampak pada target RPJMD Tahun 2019-2024 yang kian sulit dicapai. Banyak program yang tidak bisa berjalan akibat refokusing anggaran.

“Itulah mengapa kita adakan penyesuaian melalui perubahan RPJMD. Tapi kita tetap komitmen untuk memprioritaskan belanja publik dari pada belanja aparatur. Untuk itu, ASN harus dapat memahami kondisi kita saat ini sehingga motivasi kerja tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Terkhusus ASN Wajo, Amran menegaskan sumber daya terpenting di samping personel, sarana, dan prasarana, adalah anggaran.

Karena itu, dia meminta kepada seluruh perangkat daerag untuk mengoptimalkan sumber daya untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pemerintah dan masyarakat.

“Kita tidak lagi bekerja asal selesai atau yang penting ada output-nya. Saat ini kita mengusung budaya organisasi berorientasi hasil atau outcome. Artinya, bahwa anggaran tersebut harus memiliki manfaat baik langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Amran juga meminta kepada para tim evaluator, agar nantinya memasukkan indikator evaluasi kinerja perangkat daerah, yaitu perbandingan antara jumlah anggaran dengan hasil atau manfaat yang dicapai.

Kata dia, makin besar jumlah anggaran perangkat daerahnseharusnya makin besar pula manfaat yang dihasilkan.

Sekadar diketahui, penghargaan ASN berkinerja terbaik juga diberikan kepada dua orang ASN yang terpilih sesuai penilaian Pj Sekretaris Daerah Wajo, Andi Ismirar Sentosa didampingi Asisten Sekda Wajo.

Keduanya yakni, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Wajo Andi Pallawarukka, dan Penyuluh Perikanan Bakhtiar. Pemkab Wajo memberikan penghargaan kepada 24 guru berprestasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wajo.

Penerima Penganugerahan Perangkat Daerah Terbaik

Kategori Kategori Pelaksana Urusan Pemerintahan Wajib Pelayanan Dasar

1. Dinas Kesehatan

2. Dinas PUPR

3. Satpol PP

Kategori Pelaksana Urusan pemerintahan Pelayanan Dasar Non Wajib Pelayanan Dasar

1. Dinas Perhubungan

2. DPMPTSP

3. Dinas PUPR

Kategori Pelaksana Urusan Pemerintahan Pilihan 

1. Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan

2. Disnakertrans

3. Dinas Perikanan

Kategori Pelaksana Urusan Pemerintahan Penunjang, Pendukung, dan urusan Pemerintahan lainnya

1. BPKSDM

2. Inspektorat

3. BPKPD

Kategori Pelaksana Urusan Pemerintahan Berbasis Kewilayahan

1. Pemerintah Kecamatan Tanasitolo

2. Pemerintah Kecamatan Belawa

3. Pemerintah Kecamatan Gilireng