oleh

Ketua Tim Pemenangan NH Sebut Banyak Kader Lintas Partai Dukung NH Maju Pilgub

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Ketua Tim Pemenangan Nurdin Halid (NH), Farouk M Beta menyebut banyak kader lintas partai mendukung NH maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel mendatang.

Kata dia, respon kader lintas partai mengalir selama hampir dua pekan ini. Aspirasi itu, nantinya akan jadi kajian dan pertimbangan tim dalam mendorong NH maju Pilgub Sulsel 2024.

“Alhamdulillah selama hampir dua pekan ini banyak kader yang merespon langkah Pak NH. Bukan hanya dari kader partai Golkar, tetapi juga tokoh-tokoh pengusaha,” kata Farouk, Senin (16/8).

Selain itu, Aru–sapaan akrabnya, ingin menjalankan tugas dari Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia Tanjung untuk merangkul kader-kader Partai Golkar. Ada banyak kader beringin purna pengurus yang terabaikan. Mereka perlu dirangkul agar tidak terjadi perpecahan menghadapi pemilu 2024.

“Saya dan Pak Irwan Muin punya tugas menghimpun kader-kader seideologi yang tidak diberdayakan, ini semata-semata menindaklanjuti arahan Bang Doli, karena kita cinta Golkar,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Makassar itu menekankan, Partai Golkar adalah milik kader bukan semata milik pengurus. Perbedaan pandangan itu biasa dan selalu mewarnai kepengurusan.

“Perbedaan pandangan itu tidak boleh melahirkan perpecahan,” cetusnya.

Menurutnya, ada sejumlah kader yang sudah puluhan tahun berjuang namun berpotensi pindah partai. Itu, jika mereka tidak dirangkul kembali untuk membesarkan beringin.

“Pesan Bang Doli, tugas kami bantu solidkan kader Golkar, merangkul kader purna struktur pengurus, tidak boleh ada terabaikan, tidak boleh ada tersingkirkan. Apalagi bagi mereka yang pernah berjuang bersama-sama, sebagai kader, kita semua cinta partai,” katanya.

Aru melanjutkan Partai Golkar adalah partai besar yang berhasil melahirkan banyak pemimpin daerah. Untuk itu, banyaknya kandidat calon Gubernur dari Partai Golkar menandakan beringin berhasil dalam melakukan kaderisasi.

“Apalagi dalam PO itu disebutkan tidak ada mengusulkan satu nama dari DPD, jadi semua kader punya peluang sama,” ujarnya.

“Pilgub Sulsel kan masih lama, masih ada tiga tahun, kita himpun aspirasi kader lalu kita melakukan survei siapa kekuatan terbaik beringin, kita harus melakukan survei secara objektif, mencari calon kader paling kuat bertarung di Pilgub Sulsel,” tambahnya. (*)