oleh

Ekspor Pertanian Sulsel Saingi Ekspor Pertambangan, Mentan Sampaikan Terima Kasih ke ASS

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas ekspor komoditas pertanian secara virtual zoom (online) dari Istana Kepreisdenan Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Pelepasan ekspor komoditas pertanian yang mengangkat tema “Merdeka Ekspor” di sejumlah wilayah Indonesia, ini juga diikuti salah Pemerintah Provinsi Sulawesi, yang berlangsung di Terminal Petikemas, Pelabuhan Soekarno Hatta, Jalan Nusantara, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (14/8).

Pelepasan ekspor pertanian di Sulsel ini diikuti Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Halim Pagarra, Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo, Bupati Takalar Syamsari Kitta, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa.

Juga tampak hadir Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah, Direktur Utama (Dirut) Pelindo IV Makassar Prasetyadi, Kepala Otoritas Pelabuhan Makassar Bambang Gunawan, Kadis Ketahanan Pangan Sulsel Fitriani, Balai Besar Karantina Petanian Makassar Lutfie Natsir, dan Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muh Kadarislam Kasim.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berikan penghargaan dan apresiasi kinerja Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurut Presiden Jokowi, dengan momentum hari kemerdekaan ini, Merdeka Ekspor ini dapat menambah semangat seluruh pemangku kepentingan pertanian secara nasional.

“Saya meminta kepada para gubernur dan walikota/bupati untuk menggali potensi ekspor di daerahnya masing-masing, serta mengajak semua untuk mencintai produk pangan dari daerah kita sendiri,” imbuhnya.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, Pemprov Sulsel terus mendorong agar ekspor sektor pertanian dapat menyalip atau mendahului ekspor sektor pertambangan.

“Terpaan pandemi COVID-19 tidak menyurutkan Sulawesi Selatan untuk menggenjot produksi komoditas pertanian yang merupakan komoditi primadona ekspor yang bakal menyaingi komoditas pertambangan di daerah ini,” ujar Andi Sudirman.

Hal tersebut dapat dilihat dari catatan ekspor Sulsel dalam beberapa tahun terakhir ini, dimana sektor pertanian ekspornya meningkat luar biasa.

“Kalau melihat catatan-catatan kami ekspor kita ini sudah hampir menghampiri ekspor di bidang pertambangan dari 2020 ke 2021. Angkanya untuk ekspor pertanian 11,45 persen dan pertambangan 14,4. Terpaut hanya 3 persen.,” sebutnya.

Sementara Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo pada kesempatan ini, memberi apresiasi kepada Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang terus berkolaborasi dalam meningkatkan ekspor sektor pertanian di Sulsel .

“Peningkatan ekspor pertanian ini menjadi momentum yang baik bagi petani di Sulsel dalam meningkatkan kesejahteraannya. Apalagi produksi beras yang selalu surplus menjadi keunggulan Sulsel selama ini. Maka langkah selanjutnya adalah melakukan mobilisasi nasional beras Sulsel ke provinsi lain bahkan untuk ekspor,” beber SYL, yang juga mantan Gubernur Sulsel dua periode ini.

Menurut SYL, Sulsel dapat menjadi pintu bagi banyak sektor, khususnya pertanian.
“Banyak hal yang gatenya harus di Sulsel. Sulsel tidak boleh lagi mengandalkan tambang-tambang Pak Gub. Pertanian (dibutuhkan) itu makan untuk selamanya. Terima kasih Pak Gubernur,” pungkas SYL. (*)