oleh

Muswil ke-IV DMI Sulsel Angkat Tema Tanamkan Nilai-Nilai Kemasjidan Tanggulangi Covid-19

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Dewan Mesjid Indonesia Sulawesi Selatan (DMI Sulsel) menggelar Musyawarah Wilayah (muswil) ke-IV, di Hotel Claro Makassar, Sabtu (14/8) malam tadi.

Kegiatan yang dihadiri Pengurus DMI Sulsel baik secara virtual maupun offline itu mengambil tema ‘Dengan Nilai-Nilai Kemasjidan Kita Bersama Menanggulangi Covid-19’.

Ketua DMI Sulsel, Amin Stan menyebut organisasi masjid yang dipimpinnya merupakan organisasi terbesar di Indonesia, dengan beranggotakan pengurus di 15.000 masjid di Sulsel.

“10 tahun lalu banyak yang bertanya apa itu dewan masjid. Namun seiring berjalannya waktu, orang justru bertanya bagaimana menjadi bagian dewan masjid. Alhamdulillah, itu artinya DMI semakin di kenal,” ujar dia.

Kendati demikian, dia mengaku masih banyak yang perlu dibenahi di DMI. Pembenahan itu, kata dia, jelas membutuhkan dukungan dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Banyak masalah salah satu masalahnya belum ada kantor. Sebaiknya, pemerintah turut campur untuk membantu. Kalau bisa Pemprov Sulsel serahkan Gedung Juang 45 yang sebelumnya dikelola Andi Sose,” harap

Plt Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman menanggapi positif permintaan itu, Namun dirinya meminta agar organisasi masjid yang ada di Sulsel bisa melebur menjadi satu agar tidak ada program yang timpang tindih.

“Kita apresiasi kegiatan ini. Kalau saya hitung ada banyak organisasi di masjid. Jadi bagus mungkin kalau dilebur dan ada yang mengatur. Misalnya, dalam bentuk presidium, yang saya lihat DMI ini sangat eksis organisasi besar untuk memakmurkan masjid,” ujar ASS.