oleh

Kepemimpinan Talenta

KETIKA sebuah proses kepemerintahan yang baik dilakukan atau dijalankan oleh instansi atau lembaga dan atau organ pemerintahan serta mendapatkan nilai yang baik atau baik sekali dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, apatah lagi dalam penerapan sistem merit maka instansi atau lembaga pemerintahan tersebut sudah menerapkan kepemimpinan talenta.

Istilah talenta berasal dari kata “talent” atau bakat dan biasanya dikenal melalui apa yang disebut dengan konsep manajemen talenta. Penerapan manajemen talenta terkait dengan upaya penerapan sistem merit dalam pengembangan SDM aparatur khususnya aparatur sipil negara atau ASN.

Mengapa diperlukan kepemimpinan talenta dalam upaya penyelenggaraan kepemerintahan yang baik, tidak lain dimaksudkan untuk mendorong agar proses penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya bisa berjalan sesuai dengan prinsip2 tata kelola kepemerintahan yang baik, namun juga harus sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan rakyat. Pemerintah tidak hadir hanya untuk melayani kepentingannya sendiri, namun lebih kepada kepentingan dan kebutuhan rakyat.

Kepemimpinan talenta bagi penyelenggaraan kepemerintahan memiliki peran sangat penting dan strategis dalam mewujudkan suatu kepemerintahan yang baik. Dengan kepemimpinan talenta maka tentu saja pelaksanaan fungsi dan tugas-tugas pemerintahan bisa dijalankan dengan baik dan benar.

Kepemimpinan talenta berfokus kepada proses rekruitmen kepemimpinan pemerintahan yang berdasarkan pada talenta yang dimiliki oleh setiap kandidat. Dengan kata lain, proses pengajuan untuk menentukan yang bersangkutan bisa memenuhi syarat sebagaimana yang diinginkan sudah dijalankan dalam proses fit and proper test yang dilakukan oleh setiap partai politik pengusung pasangan calon pemimpin pemerintahan.

Tentunya partai politik tidak hanya melihat kesiapan setiap kandidat dari kemampuan finansialnya saja, namun yang sangat penting adalah rekam jejak calon berdasar pengalaman kerja, integritas calon dengan melihat apakah yang bersangkutan pernah terlibat dalam suatu perbuatan yang tidak pantas untuk dilakukan dan terakhir menguji ide dan inovasi serta kreativitas calon dalam menyelesaikan setiap masalah pemerintahan yang akan dihadapinya.

Dengan kepemimpinan talenta, maka organisasi pemerintahan akan menjadi sangat dinamis dan pro aktif dalam melihat sisi kepentingan dan kebutuhan rakyatnya. Olehnya itu, partai politik sebagai salah satu pintu seleksi bagi calon pemimpin pemerintahan harus dapat melihat talenta setiap kandidat sejak proses rekruitmen dilakukan, sehingga begitu terpilih dan menjalankan amanah sesuai apa yang dijanjikan kepada rakyat tentu dapat dijalankan dengan baik.

Selain itu, kepemimpinan talenta juga mampu melakukan penataan atau manajemen SDM secara profesional dengan menempatkan pemangku jabatan atau pejabat sesuai dengan kompetensi dan kapasitas yang dimilikinya serta tidak cenderung melihat pegawai secara transaksional, sehingga setiap pegawai diminta untuk dapat memberikan kontribusi yang jelas kepada organisasi melalui manajemen kinerja.

Pentingnya kepemimpinan talenta diwujudkan dalam seleksi kandidat pemimpin pemerintahan tidak lain dimaksudkan agar nantinya dalam menjalankan roda pemerintahan, maka yang bersangkutan bisa pula menerapkan manajemen talenta dalam mengelola sumber daya aparatur atau SDM pemerintahan yang sesuai dengan talenta atau bakat masing-masing sehingga bisa memberikan kontribusi yang terbaik sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Dengan kata lain, kepemimpinan talenta bisa melihat seperti apa sisi pengembangan SDM aparatur dengan melakukan dan menerapkan manajemen karier bagi setiap pegawai yang mempunyai potensi dan kemampuan dengan melalui tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan talenta yang diprioritaskan untuk bisa menduduki setiap jabatan berdasarkan tingkatan potensial dan kinerja tertinggi.

Kepemimpinan talenta mampu melihat setiap masalah yang dihadapi dengan mengambil keputusan atau kebijakan yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan rakyat. Dia bisa melihat setiap celah peluang yang ada untuk bisa keluar dari masalah yang dihadapinya. Tentu tidak mudah melakukan hal tersebut, sebab membutuhkan inovasi dan kreativitas untuk menjalankan atau melaksanakannya.

Apalagi di masa pandemi sekarang ini maka dibutuhkan adanya ide dan inovasi untuk mengatasi agar transmisi penularan tidak terjadi dan yang sudah terpapar harus dilakukan upaya penanggulangan dan penanganan secara cepat dan tepat. Keselamatan dan keamanan bagi rakyat tentu di atas segalanya sehingga pengambilan keputusan atau kebijakan harus dilakukan dengan cepat dan tepat pula agar tidak menimbulkan akibat dan kerugian yang lebih besar. (*)

Oleh: Aminuddin Ilmar
Pakar Hukum Unhas