oleh

KPU Pertimbangkan Ali Wirya Jadi PAW

* Gantikan Alm. Abdi Asmara

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Calon Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Fraksi Partai Demokrat, Muh Ali Wirya dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Makassar, meliputi Kacamatan Biringkanaya dan Tamalanrea, menggantikan almarhum Abdi Asmara hampir kandas jika terbukti bersalah.

Ia diduga masih ada tersantung kasus hukum. Pihak KPU Makassar akan mempertimbangkan Ali Wirya jika terbukti masih menjalani proses.
“Saya dengar dia berkasus hukum. Jika nanti terbukti berkasus hukum dan karena hal itu menyebabkan calon pengganti tidak lagi memenuhi syarat,” ungkap Komisioner KPU kota Makassar, Gunawan Mashar, Rabu (11/8).

Gunawan mengemukakan, pihaknya akan mencari solusi sebagaimana diatur dalam PKPU terkait PAW calon legislatif (caleg) terpilih dan urutan berikutnya sesuai perolehan suara.

“Sebagai pengganti sesuai dengan yang diatur pada PKPU 6 tahun 2017, maka digantikan oleh nomor urut berikutnya,” jelasnya.

Sedangkan, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar bakal mempelajari kasus hukum yang menimpa Ali Wirya sebagai bakal calon PAW Abdi Asmara di DPRD Makassar yang meninggal dunia pada pekan lalu.

“Iya memang ada kasus hukum Ali Wirya. Tentu kita akan pelajari dulu. Tentu ada aturannya seperti itu di KPU,” ujar Ketua Partai Demokrat Makassar Adi Rasyid Ali (ARA).

Meski demikian, Wakil Ketua DPRD Makassar itu menolak membeberkan kasus hukum yang menimpa Ali. Bahkan, pihaknya tidak akan terburu-buru mengajukan permohonan PAW ke Sekretariat DPRD Makassar.

Hal ini dikarenakan Pihak Demokrat masih bwrduka atas kepergian mendiang Abdi Asmara. Menurut ARA tidak etis membahas PAW saat ini.

“Kuburan pak Abdi masih basah. Tidak etis membahas soal ini. Makanya kami pending dulu,” ucapnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU pada hasil Pileg 2019 lalu, Abdi Asmara yang maju di Daerah Pemilihan (Dapil) III Makassar, meliputi Kacamatan Biringkanaya dan Tamalanrea meraih 6.249 suara. Disusul M.Ali Wirya 1.263 suara. Sedangkan posisi ketiga Harry Kurnia Pakambanan meraih 1.026 suara. (***)