oleh

Analisa Pilkada Barru, Wajah Lama Masih Mendominasi

BARRU, RAKYATSULSEL.CO – Wajah lama diprediksi akan mendominasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barru 2024 mendatang. Tanpa diikuti petahana Suardi Saleh, wajah-wajah lama disebut akan kembali bertarung.

Mereka yakni Wakil Bupati Barru, Aska Mappe, Mudassir Hasri Gani, Andi Salahuddin Rum, Andi Mirza Riogi, Aksah Kasim, Andi Anwar Aksa, istri Bupati Barru Suardi Saleh, Hasna Syam, hingga Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari.

Andi Salahuddin Rum bukanlah nama baru pada kontestasi Pilkada Barru. Ia sudah dua kali maju bertarung, yakni di Pilkada 2015 dan Pilkada 2020. Dalam dua edisi itu, Andi Salahuddin Rum yang mendampingi Almarhum Malkan Amin tak mampu meraih kemenangan.

Sedangkan Mudassir Hasri Gani dan Aksah Kasim pernah berpasangan saat Pilkada 2020. Pasangan ini berada di posisi ketiga dari tiga pasangan calon.

Sementara Andi Anwar Aksa adalah Wakil Bupati Barru periode 2010-2015 mendamping Andi Idris Syukur. Namun di tahun 2015 Andi Anwar Aksa memilih berpisah dengan Andi Idris Syukur dan menjadi penantang dengan merangkul Adhan Arman sebagai kandidat calon wakil bupati.

Adapun Hasna Syam dan Andi Ina Kartika Sari memang tergolong baru di Pilkada Barru. Namun dalam dunia politik, keduanya cukup berpengalaman. Andi Ina sudah dua periode di DPRD Sulsel, sedangkan Hasna Syam kini menjabat sebagai anggota DPR RI.

“Figur-figur tersebut menurut saya yang potensi maju dan bersaing di Pilkada 2024 nanti,” kata Direktur Utama PT Indeks Politica Indonesia (IPI) Suwadi Idris Amir.

Menurutnya, figur muda Mudassir Hasri Gani dan Salahuddin Rum, menjadi figur penantang kuat istri bupati dan Wakil Bupati Aska Mappe.

“Jika Mudassir Hasri Gani dan Salahuddin Rum sudah bergerak awal 2022 maka potensi mereka mengangkat popularitas, akseptabilitas, hingga elektabilitas sangat besar. Keduanya harus muncul dengan semangat baru dan membawa ide-ide baru untuk mayakinkan pemilih di Pilkada Barru 2024,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Nurani Strategic Consulting, Nurmal Idrus menilai Wakil Bupati Barru, Aska Mappe belum memiliki peluang besar untuk melanjutkan kepemimpinan Suardi Saleh. “Aska Mappe belum terlihat meningkatkan elektoranya,” ucap Nurmal.

“Tapi yang perlu juga diwaspadai pemenang kedua kemarin (Salahuddin Rum), termasuk pemenang ketiga Mudassir. Keduanya saya liat masih aktif berkomunikasi dengan masyarakat,” lanjut Nurmal.

Untuk Hasna Syam kata dia termasuk figur yang layak diperhitungkan. Selain menjabat sebagai anggota DPR RI, ia juga merupakan istri Bupati Suardi Saleh. Saat maju di Pileg 2029, Hasna Syam meraih suara terbanyak pertama di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel 2 dan mengalahkan petahana.

“Hasna Syam memiliki suara yang signifikan saat Pileg lalu. Posisi suaminya (Suardi Saleh) tentunya bisa membantu meraih suara,” jelasnya.

Namun yang harus diwaspadai yakni kejenuhuan pemilih terhadap orang-orang yang dekat dengan bupati. “Tentu dia akan diserang oleh politik dinasti dan ini harus diredam,” bebernya.

Sementaa Andi Ina Kartika Sari, menurut Nurmal harus berhitung ulang karena dia lebih aktif di level provinsi ketimbang kabupaten Barru. “Jadi dia (Andi Ina) harus memiliki kemampuan untuk melakukan kapitalisasi elektoral di sana (Barru),” jelasnya. (*)