oleh

Sambut Tahun Baru Hijriah 1443, Civitas Akademika UMI Gelar Dzikir dan Doa

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Menyambut Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Civitas akademika Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar dzikir dan doa.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kekeluargaan ini dilaksanakan di Menara UMI, lantain 10, Jumat (6/8). Acara ini dipimpin langsung Rektor UMI Makassar, Prof Basri Modding sekaligus membawakan hikmah makna berhijrah.

“Dzikir dan doa dirangkaikan peringatan tahun baru hijriah 1443. Kita doakan untuk UMI ke depan lebih baik lagi dari sekarang. Dengan doa dan dzikir merupakan momentum melakukan perubahan  yakni hijrah dan jihad lebih baik lagi,” ucap Basri Modding.

Menurutnya, jika pada umumnya, masyarakat merayakan tahun baru berdasarkan penanggalan masehi, Islam memperingati tahun baru berdasarkan penanggalan Hijriah yang sudah diterapkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Pergantian tahun baru Islam juga dimaknai sebagai momen untuk intropeksi diri atau muhasabah. Seiring waktu yang terus berjalan dan berlalu, dengan adanya tahun baru Islam, diharapkan civitas akademika UMI lebih mawas diri, introspeksi dan bermuhasabah atas segala aktivitas yang dilakukan.

“Sekaligus memikirkan apa yang harus diperbaiki dan amalan apa yang harus ditingkatkan. Alhamdulillah UMI sudah mengalami kemajuan, apalagi meraih akreditadi unggul di Universitas dan beberapa Fakultas S1 serta S2,” tuturnya

Mantan Direktur PPs UMI ini, semangat hijrah mesti tertanam dalam hati setiap dosen dan pimpinan di UMI. Saling menjaga keharmonisan tentu akan jauh lebih baik.

“UMI sebagai tempat bekerja, jika ingin maju ke depan lebih baik. Maka kita lebih awal bekerja. UMI tidak akan berubah jika kita tidak merubahnya dengan kegitanya nyata,” terangnya.

Sedangkan, Ketua Pembina YW UMI, Prof. Dr. Mansyur Ramly mengatakan semangat hijrah merupakan perpindahan dari keadaan yang tidak baik ke keadaan yang lebih baik.

“Tahun baru hijriah saya selalu mengingatkan kita semua di UMI momen bersejarah hijrah Rasulullah dari Makkah ke Madinah. Kalau di UMI Semua civitas akademika mulai mahasiswa, dosen dan lainnya melakukan perubahan,” ujarnya.

Dia mengajak seluruh warga UMI, untuk menjadikan tahun baru Islam sebagai momen untuk hijrah serta meneguhkan persatuan. “Mari manfaatkan momentum 1 Muharram 1443 H untuk teguhkan persatuan mewujudkan UMI maju lebih baik,” pungkasnya. (*)