oleh

Plt Gubernur Minta Kada di Sulsel Tiru Wali Kota Makassar Soal Penanganan Pandemi Covid-19

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memberi apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar, terkait program penanganan COVID-19 bagi warganya.

Hal tersebut diutarakan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menggelar rapat koordinasi secara virtual mengenai penanganan pandemi COVID-19 khususnya di Provinsi Sulsel, Rabu (4/9) bersama seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

“Saya apresiasi Wali Kota Makassar yang berinisiatif melakukan koordinasi bersama Bupati Gowa, bahas perpanjangan PPKM, karena level PPKM antara keduanya punya tingkat level yang berbeda,” ucap Sudirman Sulaiman, dihadapan seluruh kepala daerah serta Forkopimda yang hadir.

Tidak hanya itu, Andi Sudirman Sulaiman juga mengapresiasi Wali Kota, Danny Pomanto yang menggunakan kapal Umsini sebagai tempat untuk isolasi apung.

Sudirman sapaan karibnya, berharap seluruh kabupaten lain mengikuti langkah-langkah seperti yang diambil Pemkot Makassar, dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya.

“Kita harap pemerintah kabupaten mengikuti langkah-langkah seperti yang diambil Pemkot Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya yang terpapar COVID-19, namun tetap mengacu pada manajemen tata kelola isolasi yang dibuat terintegrasi dengan Rumah Sakit,” jelasnya.

Sementara Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menjelaskan, bagaimana Pemerintah Kota Makassar mendorong sejumlah program dan langkah dalam menangani COVID-19.

“Perjuangan kita adalah memisahkan orang yang sakit dengan orang sehat dengan 3T. Kami juga telah menyempurnakan tim detector akan turun bersama TNI-Polri ke rumah-rumah warga melakukan 3T.

Menurut Danny, saat tingkat keterisian ICU di rumah sakit telah mencapai angka 90 persen, sehingga pihaknya telah menyiapkan 1.100 tempat tidur di RSUD Daya untuk menampung pasien sedang dan berat.

“Kalau pasien ringan dan tanpa gejala, kita bawa ke kapal isolasi apung, sedangkan yang sedang dan berat kita rawat di RSUD Daya, disana kita mempunyai Laboratorium PCR yang mampu membaca 4 jenis COVID-19, termasuk varian Delta,” pungkasnya. (*)