oleh

Pemungsian Pasar Wekke’e Tunggu Penyerahan Pengelolaan Aset Pemprov Sulsel

PAREPARE, RAKSUL – Pemungsian pasar Wekke’e yang terletak di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki menunggu penyerahan pengelolaan aset milik Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.

Oleh karena itu, jadwal pengundian los pedagang yang telah terdaftar direncanakan 1 Juli, bulan lalu harus ditunda.

Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Parepare, Prasetyo Catur menjelaskan, saat ini pasar Wekke’e telah tercatat sebagai aset Pemerintah Kota Parepare dalam hal ini Dinas Perdagangan, namun untuk pemungsian kata dia, masih menunggu proses pengelolaan aset dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan.

“Intinya Pasar Wekke’e sekarang data validasi terkait calon pedagang sudah ok. Tinggal persoalan pengelolaan aset kita harus duduk bersama dengan koperasinya. Jangan sampai nanti pada saat kita sudah melaksanakan, Koperasi adalah bagian dari pasar. Jadi kami menunggu sekarang pihak dari Koperasi, dan kami koordinasi terus. Saya mau ada pernyataan secara tertulis bahwa Dinas Koperasi Sulsel sudah menyerahkan ke Pemerintah Kota untuk pengelolaan,” ungkap Prasetyo.

Pemerintah Kota Parepare lanjut dia, melakukan dengan kehati-hatian agar di kemudian hari tidak berdampak hukum terkait pengelolaan dan pemanfaatan Pasar Wekke’e tersebut.

Untuk diketahui, jumlah pedagang yang telah divalidasi sampai saat ini sebanyak 180 orang.

“Jumlah pedagang yang sudah divalidasi sekitar 180 pedagang, itu sudah final semuanya. Pedagang saat ini sudah tidak ada persoalan, hanya saja kami belum mengundi karena menunggu pengelolaan aset tersebut. Kita ingin surat pernyataan tersebut ada hitam di atas putih. Kita juga akan meminta petunjuk dari BPKP terkait itu,”pungkasnya.(*)