oleh

Tim Asesor BAN PT Lakukan Asesmen Lapangan Prodi S-2 Linguistik FIB Unhas

MAKASSAR, RAKSUL- Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melakukan penilaian atau asesmen lapangan pada program studi (prodi) Magister Linguistik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas).

Asesmen secara daring tersebut dilakukan oleh dua orang Tim Asesor, yakni Prof. Bahren Umar Siregar, Ph.D (dari Unika Atmajaya) dan Dr. Ni Luh Nyoman Seri Malini, S.S, M.Hum (dari Universitas Udayana).

Kegiatan yang berlangsung 4 hingga 5 Agustus ini dipandu oleh Dekan FIB Unhas, Prof. Dr. Akin Duli, M.A bersama para Wakil Dekan, Kaprodi Magister Ilmu Linguistik, Dr. Ery Iswary, M.Hum, dan Tim Penyusun Borang dan IT.

Tim Asesor saat melakukan wawancara dengan perwakilan alumni dan mahasiswa prodi Magister Linguistik FIB Unhas secara daring, Rabu, (4/8/2021)

“Pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada saat kegiatan asesmen berlangsung adalah seputar isi dari laporan evaluasi diri dan LKPS Prodi Magister Ilmu Linguistik. Kedua Asessor menjalankan tugas dengan sangat ramah dan kooperatif sehingga membuat kami tim FIB merasa nyaman dan senang hati menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan oleh para asessor,” ujar Dr Ery Iswary kepada rakyatsulsel.co.

Sikap ramah para asesor kata dia, menjadikan mereka terbuka dan nyaman. “Kami tidak tegang dan terkesan santai sehingga mulai dari proses asesmen laporan LED dan LKPS, wawancara pengguna lulusan, para alumni, dan mahasiswa aktif dapat berjalan lancar,” imbuh Ery, sapaan karib perempuan yang aktif diundang sebagai narasumber dalam program Tirai Budaya TVRI Makassar ini.

“Atas nama Kaprodi Magister ilmu Linguistik dan Tim penyusun borang mengucapkan terima kasih kepada Prof. Bahren dan Ibu Seri Malini atas kerja sama yang sangat baik selama proses asesmen lapangan berlangsung. Ucapan terima kasih juga kami ucapkan kepada Dekan dan para wakil dekan, teman-teman dosen, pengguna lulusan, para alumni dan mahasiswa yang telah ikut berpartisipasi mendukung kesuksesan proses asesmen lapangan ini. Permohonan maaf kami sampaikan jika selama proses asesmen berlangsung, terjadi kekeliruan dan hal yang menimbulkan ketidaknyamanan bagi bapak/Ibu dan saudara sekalian,” tutup Ery. (*)