oleh

Aliyah Mustika: Vaksin Booster Bukan Untuk Keluarga Pejabat

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Anggota DPR RI Komisi IX Aliyah Mustika Ilham menyampaikan, Vaksinasi Ketiga (Booster) yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan (nakes) di Sulawesi Selatan, agar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Vaksinasi ketiga (booster) ini pertama di lakukan di Sulawesi Selatan dan diperuntukkan untuk kepada para tenaga kesehatan dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Walaupun jumlahnya baru 3.370 vial yang datang, mohon dengan sangat dimanfaatkan sebaik-baiknya kepada para nakes,” ucapnya, saat dikonfirmasi Selasa (3/8).

Aliyah juga menegaskan, mengingat jumlahnya yang masih terbatas, jangan ada penyalahgunaan vaksin moderna tersebut, seperti jika ada keluarga pejabat yang ingin divaksin booster.

“Mohon maaf, saya tidak menyetujui kalau ada keluarga pejabat yang divaksin booster. Tolong laporkan pada kami karena inilah posisi kami sebagai pengawas, sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Aliyah menekankan, jika vaksin booster ini hanya diperuntukkan untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Kenapa? Karena vaksin ini diperuntukkan untuk nakes dulu. Dahulukan dulu nakes. Mereka kan merupakan garda terdepan. Mereka adalah pahlawan kemanusiaan,” tegasnya.

aLIYAH PUN atas nama DPR RI komisi IX meminta kelompok lain untuk bersabar. “Untuk itu, kami juga atas nama DPR RI Komisi 9, bagaimana memperjuangkan booster vaksin ketiga ini untuk khusus para nakes dulu, yang lain bersabarlah,” tuturnya.

Terakhir, kata dia, di Bulan Agustus nanti vaksin Pfizer yang akan masuk ke Indonesia dan itu merupakan dana dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) karena diketahui vaksin moderna ini merupakan hibah dari Amerika yang datang ke Indonesia secara bertahap.

“Masih ada langkah yang datang lagi bulan Agustus Pfizer. Pfizer itu APBN. Kalau Moderna itu murni dari hibah dari Amerika. Yang datang juga cuma 3,5. Nanti menyusul 1 juta lagi,” pungkasnya. (*)