oleh

Adpertisi – Pemkab Maros Kerjasama Pengabdian Masyarakat

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.CO –
Pengabdian pada masyarakat merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh dosen dalam bingkai tri darma perguruan tinggi.

Hal inilah yang memicu dosen-dosen yang tergabung dalam Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi) untuk melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat lintas perguruan tinggi swasta yang ada di Sulawesi Selatan dengan mengambil lokus di Kabupaten Maros.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat pada kesempatan ini bertema “Pendampingan Masyarakat Menuju Kemandirian Sosial di Kabupaten Maros” disesuaikan dengan kondisi kekinian yang terjadi yaitu perkembangan teknologi digital yang sangat pesat ditengah-tengah adanya wabah COVID-19 yang secara utuh, sehingga setiap masyarakat diharuskan untuk saling bahu-membahu dan saling membantu dalam menghadapi kondisi ini.

Ketua Panitia Dr. Sitti Hatidja dalam laporannya menyampaikan bahwa dosen pengabdi yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 73 orang dosen yang berasal dari 18 kampus PTS yang ada di Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut, Koordinator Ketua Presidium Adpertisi, Dr. Buyung Romadhoni, S.E., M.Si menyatakan bahwa pentingnya pelibatan berbagai pihak dalam bentuk kolaborasi kegiatan seperti yang dilakukan pada hari ini.

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat di Kabupaten Maros hari ini merupakan kegiatan yang ke-3 sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Takalar.

Ketua Umum Adpertisi juga menyatakan bahwa Pengabdian Pada Masyarakat pada kesempatan ini merupakan hasil Kerjasama Pemerintah Kabupaten Maros dengan Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia.

Dimana pada awal pengagasan kegiatan, Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam, S.IP., M.H terlibat langsung dalam diskusi tentang bidang-bidang pengabdian yang dibutuhkan oleh masyarakat yang berada di Kabupaten Maros, maka tercetuslah lima Bidang Pengabdian yaitu Bidang Kesehatan yang fokusnya kepada Isu Stunting, Bidang Pendidikan dengan focus pada Pendidikan digital dan virtual, Pariwisata, UMKM dengan Bisnis Digital, Penjernihan Air.

Dr Buyung juga menyampaikan bahwa kerjasama yang dilakukan tidak akan berhenti sampai di sini saja, tetapi juga akan lebih ditingkatkan lagi.

Selanjutnya, Bupati Maros H. A.S Chaidir Syam, S.IP., M.H atas nama Pemerintah Kabupaten Maros dalam sambutannya sebelum melepas para dosen yang akan bertugas pada empat kecamatan yaitu, Kecamatan Mandai, Bontoa, Turikale dan Maros Baru, menyampaikan terima kasih kepada Adpertisi.

Sebab memberi perhatian secara khusus terhadap pengembangan pengetahuan masyarakat yang ada di Kabupaten Maros.

Kegiatan ditengah-tengah pandemi Covid-19 yang membatasi aktifitas hampir semua kegiatan secara langsung tetapi dengan adanya kegiatan dosen-dosen dalam bentuk pengabdian pada masyarakat memberi semangat lagi.

Utamanya dalam melayani masyarakat tetapi dengan mematuhi protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pembidangan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Adpertisi secara umum menurut pengamatan Bupati Maros merupakan hal yang sangat penting karena menyangkut dengan aktifitas warga yang kian hari semakin bersaing.

Kemandirian masyarakat merupakan hal mutlak yang mestinya dilakukan tetapi dengan persiapan-persiapan yang memadai.