oleh

Terbaik se-Indonesia Program MBKM, Mahasiswa UNM Mengajar di 8 Provinsi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Universitas Negeri Makassar (UNM) berhasil meraih predikat kampus terbaik dalam Program Kampus Mengajar Angkatan 2 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Capaian membanggakan itu diperoleh melalui rilis dari Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi tanggal 30 Juli lalu yang menempatkan UNM pada posisi pertama jumlah mahasiswa yang lulus seleksi.

Sebanyak 1.022 mahasiswa UNM diterima pada program unggulan Kemdikbudristek ini dan menjadi yang terbanyak dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Husain Syam menyambut baik capaian ini. Rektor dua periode itu mengemukakan bahwa kesuksesan UNM menjadi yang terbaik menunjukkan kualitas mahasiswa UNM.

“Prestasi ini menjadi kado istimewa bagi UNM yang sedang merayakan Dies Natalis ke-60,” katanya.

Menurut Prof Husain, UNM berkomitmen menyukseskan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka sebagai program nasional pemerintah. Kesuksesan mahasiswa UNM tidak lepas dari ekosistem ber-MKBM yang didesain melalui beragam kebijakan responsif dan sosialisasi masif.

Program Kampus Mengajar bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus. Mahasiswa akan berperan untuk membantu guru melaksanakan untuk menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Selain itu, mereka juga akan membantu sekolah beradaptasi secara teknologi dalam pembelajaran daring di era pandemi serta memberikan dukungan administrasi dan manajerial kepada kepala sekolah.

Terpisah, Wakil Rektor Bidang Akademik UNM, Prof Hasnawi Haris menyampaikan keseluruhan mahasiswa UNM akan ditempatkan di delapan provinsi di Indonesia, di pulau Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.

Mahasiswa akan mengajar di SD dan SMP yang tersebar di DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

Program Kampus mengajar yang berlangsung selama enam bulan akan memberikan kesempatan mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kepemimpinan.

“Ini kesempatan langkah. Jadi, saya meyakinkan kepada mahasiswa UNM untuk memanfaatkan kesempatan terbaik ini,” jelas Hasnawi.

“Apalagi, setiap peserta akan memperoleh fasilitas subsidi UKT, uang saku, dan rekognisi sampai 20 SKS,” tambahnya. (*)