oleh

Pemkot Makassar Luncurkan Kapal Isolasi Apung Terpadu

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi meluncurkan program Isolasi Apung Terpadu di atas KM Umsini, di pelabuhan peti kemas, Makassar, Senin (2/8).

Peluncuran program isolasi mandiri bagian dari program penangaĺnan Covid-19 Makassar Recover oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan turut disaksikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Makassar.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, program isolasi apung terpadu ini selain menjadi program recovery bagi penyintas Covid-19 tak bergejala (asimptomatik), juga menjadi program training, motivasi, dan sarana rekreasi/refreshing bagi para isoman.

Peserta isolasi diharapkan dapat merasa nyaman dengan suasana di atas kapal dengan pemandangan laut yang indah.

“Dalam program ini juga kita melibatkan para konten kreator dari kalangan anak muda milenial, mereka menyiapkan program refreshing, games, dan kuis agar peserta isolasi merasa nyaman dan bahagia, hingga lekas pulih kembali,” ujar Moh Ramdhan Pomanto.

Danny–sapaan akrabnya, menuturkan, salah satu kegiatan yang bisa dilakukan bagi para isoman bisa mengisi waktu isolasi dengan memancing di laut di mana alat pancing disiapkan Pemkot Makassar.

Daya tampung kapal milik PT Pelni mampu menampung sekitar 804 isoman, dengan masa isolasi 7-10 hari. Para isoman juga akan diberikan jus tradsar, saripati buah mengkudu, yang dipercaya dapat mempercepat pemulihan bagi pasien positif Covid-19.

“Semoga ini bukan program gagah-gagahan semata, banyak hikmah dari kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, termasuk kepelabuhanan, bersatu-padu dalam program Makassar Recover, dan kegiatan ini mampu meringankan beban rumah sakit yang makin tinggi BOR-nya (bed occupancy rate),” pungkasnya.

Sementara, Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni O.M Sodikin, program isolasi di kapal ini sangat tepat di tengah kondisi pandemi. Selain aman bagi lingkungan sekitar rumah pasien terinfeksi, juga dapat mempercepat pemulihan dengan program-program yang telah disiapkan sebelumnya.

“Ide Pak Wali Kota ini sangat luar biasa dan dicontoh bagi Pemda-pemda lainnya, berikutnya beberapa daerah juga akan menyiapkan program isolasi apung, seperti Lampung, Minahasa Selatan, Bitung, dan Palembang,” tutup Sodikin. (*)