oleh

Musda Golkar Lutra Kian Tak Jelas

LUWU UTARA, RAKYATSULSEL.CO – Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara (Lutra) tak kunjung digelar, padahal beberapa waktu lalu, panitia telah menjadwalkan Musda akan digelar pada Maret atau Juni 2021.

Wakil Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Zulham Arief membenarkan penundaan Musda DPD II Golkar Lutra. Hal ini karena pemerintah masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Ia melanjutkan, selain belum ada jadwal, panitia membutuhkan persiapan yang matang sebelum Musda digelar. “Panitia belum ajukan tanggal Musda ke DPD I. Jadi, kita tunggu dulu setelah masa PPKM,” ujarnya, Kamis (29/7).

Sementara itu, Steering Committee Musda Golkar Lutra, Basir mengungkapkan, sampai sekarang Musda Golkar tak kunjung digelar karena belum ada jadwal resmi yang ditetapkan oleh pengurus DPD I Golkar Sulsel.

“Sampai hari ini kami sebagai Steering Committee Musda Golkar Lutra masih menunggu jadwal dari pengurus provinsi, kapanpun pengurus provinsi instruksikan akan kami laksanakan,” paparnya.

Selain itu, Basir yang juga ketua DPRD Lutra ini menegaskan, sudah ada dua calon ketua Golkar. Mereka yakni Indah Putri Indriani dan Arifin Junaidi (Arjuna).

“Kalau kita di sini Lutra tidak ada masalah, yang jelas ada dua calon ketua Golkar, dan intinya kami siap kapan saja untuk melaksanakan Musda, hanya menunggu jadwal dari Pengurus Golkar Provinsi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe menyatakan, dua calon Ketua DPD II Golkar Lutra harus mengantongi diskresi untuk bisa sampai ke arena Musda.

Hal itu ditegaskan Taufan Pawe usai mimimpin fit and propertest calon ketua Golkar Luwu Utara di kantor DPD I Golkar Sulsel, Jumat (25/06) silam. “Dua calon baik pak Arifin dan ibu Indah harus pakai diskresi,” tegas Taufan Pawe. (*)