oleh

Bahas Tiga Ranperda, Ini Alasan Fraksi NasDem DPRD Sidrap WO dari Paripurna

SIDRAP, RAKYATSULSEL.CO – DPRD Kabupaten Sidrap menggelar paripurna dengan agenda pengambilan keputusan mengenai tiga rancangan peraturan daerah (ranperda), Jumat (30/7).

Namun, seluruh legislator Fraksi NasDem memutuskan walk out (WO) atau keluar saat sidang berlangsung. Alasannya, pandangan akhir fraksi dalam pembahasan ranperda antara DPRD dan Kepala Daerah tidak dilaksanakan.

Ketua Fraksi NasDem Sidrap, Samsumarlin menyampaikan, pihaknya menilai mekanisme pembahasan tiga ranperda tidak dilaksanakan yakni mendengar pandangan akhir fraksi. Padahal, sudah diatur dalam regulasi Perda nomor 1 tahun 2019 tentang Pembicaraan Tingkat I.

“Pendapat akhir fraksi yang disampaikan pada akhir pembahasan ranperda antara DPRD dan Kepala Daerah tidak dilaksanakan. Tentu ini, menjadi hal bahwa Fraksi Nasdem tidak mau ambil bagian dalam sebuah sistem yang salah,” beber Samsumarlin, Jumat (30/7).

Tak hanya itu, Samsumarlin menilai, pemerintah daerah sangat minim dalam mengakomodir dan mempertimbangkan seluruh hasil reses anggota DPRD seperti Musrenbang. Kemudian anggaran sebesar Rp1,8 miliar yang muncul dalam item penyertaan modal PDAM sedangkan hal tersebut tidak muncul dalam dalam pembahasan APBD 2020.

Terkhusus untuk persoalan kesejahteraan para tenaga kesehatan. Insentif Tenaga kesehatan di Sidrap sampai saat ini, belum terbayarkan padahal sudah ada transper BOK dari pusat terkait hal tersebut.

“Untuk itu, fraksi Nasdem menyatakan bahwa hal ini adalah sesuatu yang menyimpang di Pemerintahan kita saat ini,” tandasnya. (*)