oleh

Pemkot Parepare Salurkan 73 Ton Bantuan Beras PPKM ke Ribuan Warga

PAREPARE, RAKSUL- Pemerintah Kota Parepare menggandeng Perum Bulog Cabang Parepare melaunching penyaluran perdana bantuan beras PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tahun 2021.

Launching penyaluran perdana bantuan beras PPKM tersebut dilaunching oleh Walikota Parepare Dr HM Taufan Pawe, yang turut dihadiri Dandim 1405/mallusetasi, Arianto Wibowo, Ketua DPRD Kota Parepare Hj Andi Nurhatina, Perwakilan Kapolres, Perwakilan Kajari, Pimpinan Cabang Perum Bulog Parepare, Asrul Tallama, di Gudang Bulog Parepare, Senin (26/7/2021).

Kepala Dinas Sosial Hasan Ginca secara tekhnis melaporkan, bahwa bantuan beras PPKM Tahun 2021 ini merupakan penanganan bencana melalui cadangan beras Pemerintah (CBP) yang ditujukan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan KPM BST.

“Untuk KPM PKH sebanyak 3.230 KPM, dan KPM BST sebanyak 4.118 KPM dengan Total penerima sebanyak 7.348 KPM. Sementara Jumlah beras yang akan dibagikan ke KPM sebanyak 73.480 Kg dan masing-masing KPM menerima 10 Kg /KPM yang tersebar di 4 Kecamatan dan Kelurahan yang disiapkan oleh Perum Bulog sebagai penyedia,”rinci Hasan Ginca.

Hal senada disampaikan Pimpinan Cabang Perum Bulog Wilayah Parepare, Asrul Tallama bahwa, penyaluran bantuan beras PPKM tersebut merupakan program Pemerintah Pusat yang tentunya Perum Bulog membantu Pemerintah untuk menyiapkan beras.

“Dalam kondisi pandemi ini kita membantu Pemerintah untuk penyediaan barang berupa beras cadangan pemerintah untuk PPKM. Dan untuk data di kota parepare sesuai data dari kemensos, KPM sekitar kurang lebih 73 ton seluruh KPM yang ada di kota parepare. Tugasnya Bulog untuk menyiapkan barang, dan penyaluran ke KPM tugasnya transport dalam hal ini BNF tapi tetap dibawa kordinasi Dinsos,”terang Asrul.

Gudang Bulog saat ini, tambah Asrul menampung stok beras sebanyak 98 ribu ton atau 98 juta Kg beras. Untuk stok nasional kata Asrul, Bulog Parepare tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan Ajatappareng saja, namun pada periode Januari hingga saat ini telah mengirim beras di seluruh pulau di Indonesia.

Sementara, Walikota Parepare HM taufan Pawe pada kesempatan tersebut mengatakan, pencanangan penanganan bencana melalui cadangan beras Pemerintah bagi KPM PKH dan BST di Parepare ini merupakan tugas negara yang wajib dan seharusnya semua instrumen termasuk tata kelola Pemerintahan harus hadir sebagai simbol negara.

“Jangan dianggap remeh, Bulog adalah Lembaga Non Kementerian sangat punya peran dalam ketersediaan pangan, jadi ini selaras dengan sinergi kebijakan Pemerintah dalam hal ini Presiden. Jadi memang kita harus hadir bersama-sama dalam hal ini, agar supaya kita menggaungkan bahwa negara tidak tinggal diam. Negara dalam segala instrumen dan simbol-simbolnya hadir dan berperan dan semuanya harus terintegrasi,”jelas Taufan.

Bencana Non Alam sekarang ini lanjut Taufan, tidak cukup hanya Tim Gugus dan Pemerintah saja yang punya peran, akan tetapi harus terintegrasi antara TNI/Polri, Tim Gugus dan Pemerintah yang harus hadir sebagai instrumen penyelenggaraan negara, agar supaya masyarakat yang menjadi dampak dari Covid-19 ini merasa teraoyomi.

“Kami Daerah di Kota Parepare yang kita upayakan bagaiman agar kehidupan kita semua baik-baik saja. Dengan adanya penyaluran beras ini dapat dimanfaatkan dengan baik, mudah-mudahan pemerintah pusat dan Pemerintah daerah secara berkesinambungan bisa memberikan bantuan-bantuan sosial dalam arti yang seluas-luasnya,”pungkasnya.(Yanti)