oleh

Program Kurban Prioritas BMM Perwakilan Sulsel Sasar Kawasan Adatarina Kelurahan Bitowa

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Berlokasi di tengah kota tepatnya di Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, kota Makassar, warga kawasan Aditarina tidak pernah melaksanakan ibadah kurban selama 20 tahun.
Kenyataan pahit ini dirasakan warga di kawasan Aditarina dengan jumlah penghuni kurang lebih 800 KK ini,
di tengah kebahagiaan Hari Raya Iduladha yang dirasakan oleh umat muslim.
Melalui Program Kurban Prioritas yang diusung oleh Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) hadir untuk mendistribusikan hewan qurban berupa 9 ekor sapi dan 18 ekor kambing yang merupakan titipan para mudhohi atau pequrban untuk masyarakat di kawasan tersebut.
Pemotongan hewan kurban berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 20-21 Juli 2021.
Program Kurban Prioritas BMM ini secara nasional menyasar wilayah terluar, termiskin, dan terdampak bencana di Indonesia yang mana masyarakatnya jarang dan tidak pernah merasakan daging kurban.
“Alhamdulillah dengan adanya program Kurban Prioritas dari BMM, kami berhasil mengajak mudhohi untuk berqurban di kawasan Aditarina ini, karena mengingat selama puluhan tahun kawasan ini belum pernah merasakan pelaksanaan kurban,” ujar Hisyam, Staff BMM Perwakilan Sulsel dalam rilisnya, Jumat (23/7/2021).
Selain amanah qurban dari para mudhohi, BMM Perwakilan Sulsel juga turut mendapatkan sedekah daging kurban dari Bank Indonesia Perwakilan Sulsel, sebanyak 20 bakul daging dan dari Masjid Al-Kautsar sebanyak 20 kg daging untuk diserahkan kepada masyarakat Aditarina, Makassar.
Terpisah disampaikan, Kepala Pewakilan BMM Sulsel, Muh. Akram mengungkapkan, dari total hewan kurban yang disembelih kali ini, sebenarnya masih belum dapat memenuhi keseluruhan warga Aditarina dan kami berharap tahun depan bisa lebih maksimal lagi.
Pelaksanaan kurban ini juga diapresiasi dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak diantaranya Bank Indonesia, Artis Hijrah Nasional Cupink Topan, Selebgram Makassar Tumming Abu, tokoh-tokoh masyarakat Makasar yang juga hadir secara langsung untuk menyaksikan kebahagiaan warga Aditarina yang mendapatkan distribusi hewan qurban dari BMM Perwakilan Sulsel.
Senada disampaikan, Rahim (40) warga kawasan Aditarina Kelurahan Bitowa, Kec. Manggala, Kota Makassar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Baitulmaal Muamalat atas bantuan yang disalurkan.
“Alhamdulillah tahun ini dengan adanya Baitulmaal Muamalat (BMM), kami pertama kali bisa merasakan indahnya Idul Qurban,” ucap Rahim, salah satu tokoh masyarakat di kawasan Aditarina.
Pihaknya berharap program ini bisa dilaksanakan tahun depan lagi. “Insyallah panjang umur, dan berkah bagi kita semua,” tutup Rahim.
Diketahui bahwa Baitulmaal Muamalat (BMM) didirikan pada tahun 2000. BMM merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang dikukuhkan oleh pemerintah dengan tugas utama menghimpun dan menyalurkan dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan lainnya (ZIS DSKL). Selain itu, BMM juga merupakan Nazhir resmi yang mengelola dan mengembangkan wakaf produktif ekonomi.
Selama lebih dari 20 tahun, BMM selalu berusaha untuk melakukan tata kelola yang baik terutama dalam hal pendistribusian dan pendayagunaan dana ZIS DSKL guna meningkatkan kesejahteraan umat melalui program-program yang inovatif, kreatif, dan berkesinambungan, diantaranya di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, serta kemanusiaan.