oleh

23 Lurah di Makassar Diberhentikan Sementara

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sebanyak 23 Lurah di Kota Makassar diberhentikan sementara. Mereka di nonaktifkan lantaran dinilai tidak mengikuti perintah pimpinan mengenai Makassar Recover.

“Ada 23 Lurah yang di nonaktifkan. Kita sudah tunjuk pelaksana harian menggantikan tugas mereka,” ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Andi Siswanta, Jumat (23/7).

Meski tak dijelaskan siapa lurah yang diberhentikan, Kata dia, mereka ini selanjutnya akan mengikuti proses pemeriksaan di Inspektorat Kota Makassar. Pejabat Lurah ini dianggap tidak menjalankan tugas secara maksimal dalam menunjang program Makassar Recover.

“Pada intinya tidak menjalankan perintah pimpinan. Apalagi, ini juga berdasarkan laporan dari bawah waktu pelaksanaan kegiatan tersebut,” cetusnya.

Diketahui, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto sudah menonaktifkan dua lurah dengan kasus serupa. Yakni, tak mendukung program Makassar Recover. Keduanya, Muhammad Nawir eks Lurah Pandang dan M Zuud Arman, Lurah Lakkang. (*)

Komentar