oleh

Pendaftaran CPNS 2021 Diperpanjang

Editor : Armansyah-Berita, Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Badan Kepagawaian Negara (BKN) resmi memperpanjang jadwal pendaftran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021.

Baca Juga: Peminat CPNS dan PPPK Pemkot Makassar Tembus 6.365

Awalnya pendaftaran seleksi CASN berakhir pada tanggal 21 Juli 2021 namun Badan Kepegawaian Negara memperpanjang masa pendaftaran selama 5 hari, jadi ditutup pada tanggal 26 Juli mendatang.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 6201/B-KS.04.01/SD/K/2021 tentang Penyesuaian Jadwal Tahapan Pendaftaran Seleksi Calon ASN Tahun 2021.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan Imran Jausi mengaku sudah menerima surat dari BKN perihal perpanjangan pendaftaran CASN selama 5 hari. “Iya, diperpanjang lima hari, sampai tanggal 26 Juli. Ada suratnya dari BKN,” ungkap Imran, Rabu (21/7).

Ia menuturkan, perpanjangan surat dari BKN tersebut untuk memberikan waktu kepada para pendaftar CASN. “Kalo dibaca suratnya, maksudnya itu untuk memberikan kesempatan lagi kepada para pelamar yang memenuhi syarat untuk ikut,” tuturya.

Pendaftar CASN di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri per hari Senin, 19 Juli 2021 untuk seleksi Calon Aparatus Sipil Negara (CPNS) sebanyak 4.284 pelamar dan untuk seleksi PPPK Non Guru sebanyak 332 pelamar.

Ia menyebut bahwa jumlah pelamar CASN di Pemprov yang ada saat ini masih terhitung belum banyak. “Bukan kurang, tapi memang istilahnya, belum banyak pelamar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama BKN Paryono mengungkapkan, perubahan jadwal tersebut disampaikan kepada seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Informasi itu juga telah dipublikasikan di kanal media sosial BKN.

“Perpanjangan waktu pendaftaran ini berlaku untuk seluruh instansi pusat dan daerah yang membuka rekrutmen ASN tahun ini,” ujarnya.

Terkait alasan perpanjangan waktu pendaftaran, ungkap Paryono, ada sejumlah pertimbangan. Antara lain memberikan kesempatan lebih panjang kepada masyarakat untuk bisa mendaftar.

Selain itu, masih ada instansi yang pendaftarnya minim. Merujuk data terbaru BKN, hingga Senin (19/7) ada sejumlah instansi yang memang masih nol peminat.

Disinggung soal sepinya peminat tersebut, menurut Paryono, hal itu bisa jadi disebabkan formasi yang ditawarkan kurang diminati. Sebab, tahun ini tidak semua formasi dibuka untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS). Ada juga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru dan PPPK nonguru.

“Mungkin kalau pemda hanya buka PPPK guru, peminatnya jadi sedikit. Mungkin lho ya tapi,” ujarnya.

Jika sampai batas penutupan pendaftaran formasi tersebut tetap tak ada peminat, tak akan ada perpanjangan lagi. BKN mungkin menggunakan opsi seperti tahun lalu, yakni dilakukan optimalisasi formasi. Formasi kosong diisi dari orang yang memiliki nilai terbaik, tetapi yang bersangkutan tidak diangkat menjadi CPNS.

Misalnya karena formasi yang dituju membuka satu lowongan saja. Sehingga peringkat kedua bisa mengisi formasi yang kosong. Itu pun dengan syarat formasi dan kualifikasi pendidikan sama dan dalam satu instansi.

Lebih lanjut Paryono mengatakan, dengan diberlakukannya perpanjangan waktu pendaftaran di portal SSCASN BKN, jadwal tahapan seleksi berikutnya ikut mengalami penyesuaian. Adapun sejumlah tahapan yang ikut mengalami penyesuaian perubahan adalah pengumuman hasil seleksi administrasi menjadi tanggal 2–3 Agustus 2021.

Kemudian masa sanggah pada 4–6 Agustus 2021 dan jawab sanggah dari instansi pada 4–13 Agustus 2021. Terakhir, pengumuman pascasanggah pada 15 Agustus 2021. (*)