oleh

Dinas PU Kota Makassar akan Recovery Proyek IPAL Losari

Editor : Armansyah-Berita, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pengerjaan proyek Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari berdampak pada kondisi jalan di Makassar. Sejumlah ruas jalan ditemukan dalam kondisi rusak akibat bekas galian jaringan. Diantaranya di Jalan Cendrawasih, Jalan Singa, Jalan Nuri dan sejumlah ruas jalan lainnya.

Terkait itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah melakukan rapat pembahasan pengerjaan recovery IPAL Losari, Kamis (15/7) lalu. Hasilnya, ada beberapa poin yang akan dilaksanakan, utamanya pengembalian kondisi jalan.

“Rapat yang kita lakukan untuk mencari tahu apa saja kendala di lapangan. Bagaimana pengerjaan yang sesungguhnya apakah sudah sesuai dengan SOP dan jenis konstruksi yang di harapkan,” ungkap Kabid Bina Teknik Dinas PU Kota Makassar, Ansuard, Minggu (18/7).

Rapat tersebut menghasilkan kesimpulan. Pertama, untuk jaminan pengembalian Kondisi atau Recovery perlu dibahas lebih lanjut secara khusus tentang SOP dan rekomendasi teknisnya. Rapat lanjutan akan di laksanakan di Balai Prasarana Permukiman Wilayah II Pemprov Sulsel.

Kedua, lokasi-lokasi yang sudah ada dalam daftar checklist dan sudah dikerjakan agar dilaporkan dan dikoordinasikan ke Dinas PU Kota Makassar. Kemudian, agar menyurat ke PPK terkait lokasi-lokasi yang diusulkan untuk di overlay secara keseluruhan.

Jika terdapat perubahan Spek pekerjaan akibat kondisi dilapangan yang tidak sesuai prediksi agar segera disampaikan ke Dinas PU Kota Makassar. Lalu, terkait dengan paving blok yang tidak sesuai standar PU Kota Makassar akan segera di perbaharui dan selanjutnya akan memakai Paving Blok sesuai standar yaitu tebal 8 cm K 300.

Terakhir, Kerjasama dan koordinasi dilapangan lebih ditingkatkan lagi agar pekerjaan recovery ini berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

Terpisah, Humas PU Kota Makassar, Hamka Darwis menyampaikan, rakor tersebut penting untuk dilakukan. Pihaknya ingin pelaksana untuk mengerjakan kewajibannya dengan cepat dan tepat.

“Rapat ini dalam upaya menjawab keluhan warga pengguna jalan,” ujar Hamka.

Dari hasil rapat koordinasi itu pula di ketahui masih ada beberapa hal yang perlu lebih di perhatikan. Seperti jaminan pengembalian kondisi terkait SOP dan teknisnya, pelaporan lokasi yang terdaftar dalam checklist, persuratan ke PPK terkait lokasi yang di usulkan untuk di overlay secara keseluruhan dan komunikasi yang baik antar para petugas di lapangan. (*)