oleh

Jelang Sekolah Tatap Muka, Bupati Pinrang Minta Orang Tua Siswa Tandatangani Surat Izin

Editor : Armansyah , Penulis :Amran-Pemerintahan, Pinrang, Sekolah-

PINRANG, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Pinrang, Irwan Hamid meminta seluruh stakeholder tetap mempersiapkan pembelajaran tatap muka sambil menunggu keputusan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendukbud).

Hal itu disampaikan Irwan Hamid saat memimpin rapat persiapan pembelajaran tatap muka bersama seluruh camat dan kepala sekolah, baik PAUD, TK, SD, dan SMP, Jumat (16/7).

Jelang sekolah tatap muka, Irwan meminta semua persiapan terkait protokol kesehatan dimatangkan secara maksimal. Hal tersebut bertujuan mencegah adanya paparan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Dia juga menegaskan ssbelum sekolah tatap muka dimulai, semua orang tua peserta didik diwajibkan menandatangi surat izin yang menyatakan mereka siap mengikutkan anaknya mengikuti sistem pembelajaran di sekolah.

“Jadi harus ada surat izin yang ditandatangani orang tua. Ini sebagai bukti bahwa anaknya siap mengikuti pembelajaran tatap muka” tegas Irwan.

Kata dia, selain menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan di sekolah seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, alat pengukur suhu tubuh, dan masker, peserta didik juga dibagi ke dalam beberapa sesi.

Pembagian itu untuk memastikan adanya jaga jarak selama pembelajaran tatap muka berlangsung. Bahkan, Irwan meminta agar semua kantin sekolah ditutup sementara.

“Tidak boleh beroperasi dulu, ini untuk mengurangi potensi peserta didik untuk berkerumun di satu tempat, seperti kantin,” ujar dia.

Sesuai surat edaran Plt Gubernur Sulawesi Selatan tenaga pendidik yang belum melakukan vaksinasi dosis pertama dan kedua tidak diperkenankan, untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

Dia juga meminta seluruh pihak untuk tetap fokus melaksanakan pembelajaran secara daring. Apalagi sejauh ini belum ada keputusan resmi baik pusat maupun provinsi, meski rencana awal belajar tatap muka di Kabupaten Pinrang dijadwalkan 26 Juli 2021, mendatang.

“Kita tetap lakukan persiapan secara maksimal, namun kita juga harus bersiap jika pembelajaran tatap muka kembali diundur,” papar dia.