oleh

NA Sidang Usai Lebaran

Editor : Armansyah-Berita, Hukum, Kasus Korupsi-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa pembangunan infrastruktur di lingkup Pemerintah Provinsi Sulsel tahun anggaran 2020 memasuki babak baru.

Tersangka yang merupakan Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah (NA) bakal segera dimejahijaukan.

Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi Makassar menjadwalkan menggelar sidang terhadap Nurdin Abdullah pada 22 Juli mendatang atau dua hari usai lebaran Iduladha.

Humas Pengadilan Negeri Makassar, Sibali mengatakan, jadwal sidang NA dan tersangka lainnya (Edy Rahmat) sudah teregistrasi di Sistem Informasi Penelusuran (SIPP) PN Makassar.

Jadwal ditetapkan usai berkas perkara keduanya dilimpahkan oleh jaksa penuntut umum KPK. Perkara terdaftar dengan nomor: 45/Pid.Sus-TPK/2021/PN Mks. “Hari Kamis, 22 Juli sidangnya,” kata Sibali.

Sibali mengatakan, sidang rencana akan digelar secara daring. Terdakwa akan dihadirkan melalui sambungan video, karena mereka tetap ditahan di Rutan KPK, di Jakarta. Sebelumnya Nurdin juga hadir secara virtual saat bersaksi untuk terdakwa pemberi suap, Agung Sucipto.

Sibali menyebut sidang akan dipimpin ketua majelis hakim yang menyidangkan terdakwa Agung Sucipto. Yakni, Ibrahim Palino. Kemudian dua hakim pendampingnya masing-masing Yusuf Karim dan Didit.