oleh

Taufan Pawe Komitmen Hadirkan Pelayanan Kesehatan Terbaik di Sulsel

Editor : Niar-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, RAKSUL – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik di Sulawesi Selatan.

Komitmen itu diwujudkan dengan menghadirkan rumah sakit regional pertama di era kepemimpinan Prof Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulsel.

Memaksimalkan pelayanan pada rumah sakit rujukan itu, Taufan Pawe merampungkan struktur manajerial dengan melantik 15 pejabat administrator dan pengawas pada rumah sakit berkonsep medical tourism ini di Auditorium BJ Habibie, Kota Parepare, Selasa, (13/7/2021).

“Kami sudah tetapkan RS Regional Hasri Ainun Habibie sebagai rumah sakit kewirausahaan dan kepariwisataan dengan konsep medical tourims. Oleh karena itu, para pejabatnya diharapkan menjadikan Parepare menjadi terdepan dalam pelayanan kesehatan,” pesan Taufan Pawe.

Taufan memaparkan, kemampuan Pemerintah Kota Parepare dalam meyakinkan Pemprov Sulsel sejalan dengan program prioritas Pemprov Sulsel. Selain itu, kata dia, RS Regional HAH siap untuk disinergitaskan untuk menjadi RS Regional di luar Kota Makassar.

“Ini adalah ruang dan peluang. Karena, cuma Parepare yang berhasil menjawab program prioritas Pemprov Sulsel. Kami
berterima kasih kepada Plt Direktur RS Hasri Ainun Habibie bersama jajaran sebelumnya. Mereka mencatat sejarah sebagai manajerial pertama di rumah sakit Hasri Ainun,” kata Taufan, mengapresiasi.

Taufan mengemukakan, start awalnya sangat tertatih-tatih karena awal fungsi setelah difungsikan, dan dihadapkan dengan situasi pandemi dan segala keterbatasan.

“Oleh karena itu kami minta para pejabat yang dilantik untuk ikut meningkatkan tata kelola kerumahsakitan. Karena kami menginginkan rumah sakit ini dibutuhkan selain secara regional tapi maupun nasional, dan menjadi andalan di Sulsel,” ungkapnya.

Lebih jauh Taufan menerangkan, pihaknya berharap Dinas Kesehatan melakukan kerja-kerja terintegrasi, meski dibutuhkan adaptasi tapi tidak terlalu lama, diperkirakan satu hingga dua bulan ke depan.

“Jadi suri teladan dalam fungsi manajerial,” sebutnya.

Taufan menambahkan, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan telah menetapkan bahwa RS Regional HAH, sebagai RS Rujukan Provinsi Sulsel, dan tahun ini mendapatkan Rp11milliar untuk alkes. Pada tahun 2022, kata Taufan lagi, setelah diskusikan akan kembali mendapat bantuan sekitar Rp60-80 milliar.

“Karena sudah menjadi tanggung jawab nasional. Kegiatan ini adalah syarat formal untuk menjalin kerjasama dengan BPJS. Karena syarat-syarat lain telah dipenuhi. Jika sudah terjalin, saya yakin akan ramai,” tutupnya. (*)