oleh

Pasien Covid Meningkat, Bupati Torut Keluarkan Dua Surat Edaran

Editor : Armansyah , Penulis :Cherly-Berita, Daerah, Toraja-

TORAJA, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Toraja Utara, Yohannis Bassang mengeluarkan dua surat edaran terkait penanganan covid. Di mana, poin dalam surat tersebut mengenai pembatasan kegiatan yang dapat memicu kerumunan.

Satgas Covid-19 Torut, Anugrah Yaya Rundupadang mengatakan Bupati Torut sudah menerbitkan dua SE untuk mencegah penyebaran covid-19 di Torut. Pertama untuk lingkup ASN dengan pembatasan jumlah ASN. Maksimal 50 persen yang masuk kantor, sisanya Work From Home (WFH) dan SE kedua untuk pembatasan kegiatan sekolah dan kegiatan sosial kemasyarakatan yang ada di Torut.

Surat Edaran kedua dengan nomor 1.282/VII/2021 tentang pencegahan dan pemutusan matarantai penyebaran covid-19 pada kegiatan belajar mengajar dan kegiatan sosial kemasyarakatan di Torut yang mana didalamnya tertuang sembilan point.

Dijelaskan, tatap muka di sekolah ditiadakan untuk sementara dan dilaksanakan secara daring. Sementara untuk kegiatan rambu solo (acara adat kematian) dan rambu tuka’ (acara pernikahan dan syukuran) tetap dilakukan tetapi harus perketat protokol kesehan dan berlaku pembatasan waktu.

Untuk tamu yang dari luar Toraja diharuskan PCR ulang di Toraja. Sementara untuk pasar, toko modern, rumah makan, warung dan cafe’ hanya beroperasi sampai jam 18.00 WITA. Dan untuk rumah ibadah hanya boleh memuat 30 persen dari kapastitas ruangan yang ada.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dan serta jaga imun. Dan yang melanggar akan ditindaki. Mulai malam ini satpol PP bersama tim akan berpatroli mulai jam 18.00 WITA untuk masyakat yang bandel,” kata Anugrah.

Diketahui, pasien covid-19 di Torut berdasarkan data yang dihimpun perhari Selasa (13/7) sebanyak 142 orang dengan rincian 28 dirawat di rumah sakit dan 114 orang isma (isolasi mandiri). (*)