oleh

Andi Ina: Sukses Pimpin Golkar, Airlangga Layak Pimpin Indonesia di 2024

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Seluruh kader Partai Golkar wajib hukumnya mendukung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, maju dalam pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Sebab, keputusan mengusung Airlangga menjadi Capres RI merupakan keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar DPP Partai Golkar.

Karena itu, mendukung Airlangga maju sebagai Capres pada Pilpres 2024 mendatang merupakan harga mati bagi semua kader partai berlambang pohon beringin ini. Semua kader Golkar di 34 Provinsi di Indonesia, wajib mendukung Airlangga.

“Kan sudah ditetapkan pada saat Rakernas, jika Partai Golkar akan mengusung kader terbaiknya (Airlangga Hartarto) pada Pilpres 2024. Sebagai kader, kita harus tunduk dan patuh atas putusan partai,” kata Andi Ina Kartika Sari, Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Tak hanya mendukung, semua kader Golkar juga harus bekerja keras mengenalkan Airlangga kepada masyarakat. “Jadi, kader sudah harus bekerja mulai saat ini, untuk menyosialisasikan Pak Airlangga Hartarto sebagai Capres, kepada masyarakat,” ujarnya.

Wanita yang kini juga menjabat Bendahara DPD I Golkar Sulawesi Selatan ini, menilai sosok Airlangga Hartarto merupakan pemimpin yang bisa memberikan kebaikan kepada masyarakat Indonesia. “Sukses memimpin Partai Golkar, insya Allah juga bisa memimpin Indonesia tahun 2024 nanti,” ujarnya.

Andi Ina menyebut, sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga memiliki sisi positif yang tidak dimiliki kandidat lain. Hal itu jadi nilai tambah tersndiri bagi Airlangga dalam mensosialisasikan berbagai prestasi dan program kerjanya.

“Sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, saya kira itu nilai tambah tersendiri. Apalagi di saat kondisi pandemi covid-19 ini. Bagaimana kinerja Airlangga dalam hal pemulihan ekonomi, itu jadi cacatan prestasi tersendiri,” jelasnya.

Namun, Ketua DPRD Sulsel ini belum bisa menyebutkan siapa tokoh yang layak mendampingi Airlangga sebagai Cawapres. “Kalau itu saya belum bisa sampaikan. Kita tunggu keputusan partai,” ucapnya. (*)