oleh

Pengadilan Negeri Parepare Pertahankan Predikat ‘Excellent’

Editor : Niar-Berita, Daerah, Parepare-

PAREPARE, RAKSUL- Pengadilan Negeri Kelas II Kota Parepare berhasil mempertahankan predikat A (excellent) dalam penjaminan mutu kelembagaan.

Akreditasi A yang diperoleh berdasarkan keputusan Komite Akreditasi Penjaminan Mutu (KeKA) Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum ini merupakan kali kedua yang diperoleh dari 2018 dan 2020.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Parepare, Khusnul Khatimah mengatakan, sertifikat akreditasi A yang berhasil dipertahankan dari Mahkamah Agung merupakan wujud bahwa kegiatan atau proses yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Parepare sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Setiap enam bulan sekali Pengadilan Tinggi turun mengecek apakah sistem penjaminan mutu kami berjalan atau standar kami berjalan. Kemudian dalam setahun sekali surveilans Dirjen Badan Peradilan Umum juga mengecek. Dan alhamdulillah, semenjak pertama kalinya Pengadilan Negeri Parepare mengikuti akreditasi kami sudah meraih A atau excellent lalu kami pertahankan sampai sekarang,” ujar Nunu, sapaan karib wanita yang akan dilantik sebagai Ketua Pengadilan Negeri Parepare menggantikan Syamsidar Nawawi, Senin, (12/7/2021), besok.

Berbagai upaya dan terobosan yang dilakukan oleh institusi yang telah berstatus Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan kini menuju Wilayah BIrokrasi Bersih Melayani (WBBM) ini. Termasuk dengan melahirkan segudang inovasi dalam hal manajemen dan pelayanan publik berbasis online di tengah pandemi Covid-19.

Beberapa inovasi berbasis online tersebut, di antaranya e-Court (pendaftaran perkara atau perdata secara elektronik), Eraterang (pendaftaran surat keterangan tidak pernah dipidana), Siwas (pelaporan pengguna pelayanan atau pengaduan), perpustakaan online, e-gesit (permohonan penggeledahan dan penyitaan), e-Limpah (pelimpahan berkas berbasis elektronik), e-tuntutan (penuntutan yang dilakukan secara online), SIPP (penelusuran perkara untuk mengetahui jadwal sidang).

“Semua kita lakukan secara online sebagai wujud dukungan terhadap pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Di kantor pun kita perketat prokes, semua loket tersedia hand sanitizer, ada alat pengecek suhu dan tempat cuci tangan. Apalagi saat ini kita ketahui Parepare kembali dalam status zona merah,” imbuh Nunu.

Khusus SIPP, aplikasi penelusuran perkara ini telah mengantarkan Pengadilan Negeri Parepare sebagai juara 5 se-Indonesia.

“Ada lima kriteria dalam meraih juara 5 se-Indonesia, yakni kinerja, kepatuhan, tepat waktu, kesesuaian, dan kelengkapan. Dan ini semua saling mendukung sehingga institusi kami berhasil mempertahankan akreditasi A atau excellent,” tandasnya. (*)