oleh

BPBD Makassar Semprot Disinfektan di Balaikota

Editor : Armansyah-Berita, Megapolitan, Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pasca surat edaran Walikota Makassar agar aktivitas perkantoran ASN di Balaikota dialihkan menjadi bekerja dari rumah/WFH (Work From Home) selama sepekan.

Itu, setelah 24 pegawai dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Balaikota terpapar Covid-19. Lockdown dilakukan untuk memutus penyebaran covid.

Terkait hal itu, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Zainal Ibrahim memerintahkan penyemprotan disinfekan untuk mensterilkan bagian-bagian gedung dan peralatan perkantoran di Balai kota.

“Sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), BPBD melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh ruangan di gedung kantor Balai kota sejak Kamis lalu,” kata Zainal, Minggu (11/7).

Zainal menjelaskan, penyemprotan dilakukan dengan menyisir ruangan dan hall dari lantai 1 hingga lantai 11. Termasuk kantor-kantor OPD yang memiliki pegawai terkonfirmasi positif Covid-19.

Personel BPBD terdiri atas penyemprot dan tenaga pendukung yang dikoordinir oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsisagaan BPBD Kota Makassar, Mohammad Khadafy melakukan penyemprotan di Balaikota, Gedung DPRD, Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Kantor Dinas Sosial dan Kantor Dinas Perikana dan Pertanian Kota Makassar. (*)