oleh

Berikut SOP Tim Detektor Saat Bertugas, Lakukan Ini Jika Ada Warga Tak Ingin Didata

Editor : Armansyah-Pemerintahan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL – 10.000 Tim Detektor didampingi masing-masing satu tenaga kesehatan siap mendeteksi status kesehatan warga di 5000 RT se-Kota Makassar. Mereka mulai bergerak, Sabtu (10/7/2021).

Saat bertugas melalui sistem door to door, ada beberapa Standar Operational Prosedur (SOP) yang mesti dipatuhi. Diantaranya, mengutamakan salam, sapa, senyum, dan simpatik.

Petugas wajib menginformasikan kepada warga bahwa Tim Detektor dalam keadaan sehat. Rutin membersihkan tangan dengan handsanitizer dan mengganti sarung tangan.

Tim Detektor juga harus rutin membersihkan alat kesehatan yang digunakan di setiap mengunjungi rumah warga. Serta meminimalisir sentuhan fisik ke warga.

Petugas juga wajib bersikap ramah, khususnya saat menjelaskan tugas Tim Detektor dan memberikan pertanyaan kepada warga.

Selain itu, petugas juga dilarang makan minum di rumah warga jika ditawari pemilik rumah. Petuga diminta untuk menyelesaikan tugas dengan cepat, dan ucapkan terima kasih peduliki salamaki.

Namun jika ditemukan ada warga yang tidak ingin didata, petugas wajib menunjukkan sikap menghargai dan berikan pemahaman bahwa ini akan menjadi syarat untuk mendapat akses layanan administrasi.

“Jika tetap tidak bersedia, informasikan bahwa jika butuh bantuan bisa ke posko Makassar Recover di truk kontainer di masing-masing kelurahan,” tutur Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Danny pun mengingatkan kepada seluruh tim yang bertugas untuk mematuhi protokol kesehatan dan SOP yang telah ditetapkan.

“Tim yang bertugas mesti menjadi tauladan bagi masyarakat,” singkatnya.