oleh

Polemik PJU, Kajari Takalar Sarankan Revisi Kerjasama Antara Pemda dan PLN

Editor : Armansyah , Penulis :Supahrin-Berita, Daerah, Takalar-

TAKALAR, RAKYATSULSEL.CO – Dalam rangka menjelang Hari Bhaķti Adhyaksa (HBA) Ke-61 tahun 2021 Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar melaksanakan Dialog terbuka dengan tema Kemelut penerangan lampu jalan (PJU) dan Langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar.

Dialog terbuka ini di hadiri oleh Pelaksana Harian (PLH) Sekda Takalar Muhammad Hasbi, Ketua DPRD Takalar Muh Darwis dan Ketua Apdesi Takalar Wahyuddin. Mereka menjadi narasumber kegiatan yang digelar di ruang aula Kejari Takalar, Kamis (8/7).

Kajari Takalar, Salahuddin menyarankan untuk melakukan revisi MoU antara Pemerintah Daerah (Pemda) Takalar dengan pihak PLN agar kedepannya lebih mementingkan aspek pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berdiri di tengah tengah persoalan untuk mengawal polimik Penerangan Jalan Umum (PJU) dengan mencarikan solusi yang terbaik. Dan kemudian disisi lain kami tetap menjalankan penegakan hukum secara profesional,” ungkap Salahuddin.

Sebab, kata Salahuddin, Penerangan Jalan Umum (PJU) ini bisa mencegah adanya aksi kriminal di Kabupaten Takalar. Selain itu, kegiatan diskusi akan terus berlanjut dan membahas tentang isu yang aktual tentunya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar.

Sementara, PLH Sekda Takalar, Muhammad Hasbi mengatakan pihaknya akan tetap membayar iuran PJU ke PLN. “Kedepannya kami akan membuat Unit kerja Penerangan Jalan Umum  (PJU) dan ada unit kerja yang bertanggung jawab persoalan PJU di Takalar,” jelasnya. (*)